Suasana nostalgia berbaur dengan sukacita. Dari wajah-wajah penonton yang sebagian mungkin masih remaja saat lagu-lagu itu pertama kali hits, hingga yang membawa anaknya untuk merasakan langsung musik era 80-an dan 90-an.
Adams sendiri terlihat menikmati panggung. Di sela-sela lagu, dia beberapa kali menyapa penonton dengan hangat.
Penampilannya malam itu membuktikan satu hal: musik yang baik memang tak pernah lekang dimakan zaman. Tur dunia masih akan berlanjut, tapi malam di Jakarta Utara itu sudah pasti akan dikenang sebagai reuni yang emosional antara seorang musisi dan ribuan penggemar setianya.
Artikel Terkait
KPK Bergerak di Banjarmasin, Kantor Pajak Jadi Sasaran OTT
Tanggal Lahir Palsu: Bocah Pintar Bobol Batas Usia di Platform Digital
Eyang Meri, Istri Hoegeng, Beristirahat di Sisi Sang Legenda
Khamenei Tolak Syarat Trump, Tapi Negosiasi Nuklir Iran-AS Tetap Berjalan