Suasana nostalgia berbaur dengan sukacita. Dari wajah-wajah penonton yang sebagian mungkin masih remaja saat lagu-lagu itu pertama kali hits, hingga yang membawa anaknya untuk merasakan langsung musik era 80-an dan 90-an.
Adams sendiri terlihat menikmati panggung. Di sela-sela lagu, dia beberapa kali menyapa penonton dengan hangat.
Penampilannya malam itu membuktikan satu hal: musik yang baik memang tak pernah lekang dimakan zaman. Tur dunia masih akan berlanjut, tapi malam di Jakarta Utara itu sudah pasti akan dikenang sebagai reuni yang emosional antara seorang musisi dan ribuan penggemar setianya.
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Infrastruktur Energi Regional Balas Ultimatum Trump
Akses Puncak Monas Ditutup Lebih Awal Selama Libur Lebaran 2026
OJK Rancang Aturan Permodalan Baru untuk Perkuat BPR/S
Prabowo Tegaskan Kepentingan Nasional Jadi Prioritas dalam Perjanjian Dagang dengan AS