Sebelumnya, komitmen juga datang dari PT Pertamina. Direktur Utama perusahaan, Simon Aloysius Mantiri, menyatakan kesiapan Pertamina untuk menjadi offtaker atau pembeli produk dari proyek hilirisasi batu bara ini. Intinya, DME hasil olahan batu bara itu nantinya diharapkan bisa menggantikan peran LPG yang selama ini banyak digunakan.
"Ini adalah langkah nyata dalam mengurangi ketergantungan pada impor LPG dan memastikan energi yang lebih terjangkau tersedia bagi rakyat, sejalan dengan target swasembada energi pemerintah,"
Kata Simon dalam sebuah keterangan resmi pada Sabtu, 10 Januari 2026.
Kerja sama strategis antara Pertamina dan Holding Pertambangan MIND ID telah ditandatangani, mengukuhkan peran tersebut. Lewat kolaborasi itu, Pertamina tak cuma jadi pembeli, tapi juga bertindak sebagai agregator infrastruktur distribusi. Sebuah langkah konkret yang dinilai penting untuk masa depan energi dalam negeri.
Artikel Terkait
Ribuan Warga Antre di Istana Negara untuk Open House Idulfitri Prabowo
Presiden Prabowo Gelar Open House Idulfitri, Disambut Antusias Warga
PSSI Coret Adrian Wibowo dari Skuad Final FIFA Series 2026
Jasa Marga dan Korlantas Teruskan Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek Antisipasi Lonjakan Kendaraan