KAI lagi garap proyek besar: tambah 30 trainset baru. Ini upaya mereka buat nambah kapasitas dan yang pasti, bikin waktu tunggu antar kereta makin pendek. Terutama di lintasan-lintasan yang sudah padat banget.
Menurut Direktur PT KAI, Bobby Rasyidin, prosesnya udah jalan. "Saat ini masih dalam tahap progres," katanya. Mulai dari urusan desain, sampe integrasinya dengan jaringan yang udah ada. Semuanya dilihat secara komprehensif.
Bobby ditemui di Stasiun Tanah Abang, Rabu (28/1/2026) lalu. Dia ngasih penjelasan soal target waktu.
"Sesuai janji waktu itu, 30 trainset kita usahakan bisa direalisasikan tahun ini," ujarnya.
Tapi dia juga ngingetin, proyek ini nggak cuma soal kereta doang. Jaringannya juga harus dipikirin. Jadi semuanya berjalan berbarengan.
Soal produksi, KAI tetap ngutamakan produk dalam negeri. TKDN dioptimalkan, dengan PT INKA (Persero) jadi prioritas utama. Saat ini, enam unit produksi INKA udah jalan. Enam unit lagi lagi dikirim dan ditargetkan selesai sampai Februari 2026 nanti.
Kalau semua lancar, sekitar Maret atau April tahun depan, KAI targetkan 12 trainset dari INKA udah beroperasi. Ditambah lagi dengan 11 trainset tambahan yang dateng dari China.
Artikel Terkait
Menhub Tegaskan Aturan Pembatasan Truk Jelang Puncak Arus Balik Lebaran 2026
Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts and Nevis, Debut Resmi Pelatih John Herdman
Lebaran di Kota Tua: Ramai Wisatawan dan Cerita Warga yang Pilih Tak Mudik
CEO BlackRock Peringatkan AI Berpotensi Perlebar Kesenjangan Kekayaan