Caranya? Lewat pendekatan bermain yang edukatif dan interaktif. Tujuannya jelas: membantu memulihkan kondisi mental anak-anak, menumbuhkan kembali rasa aman di tengah situasi yang serba tak menentu.
Di sisi lain, relawan juga tak lupa membersihkan masjid di lokasi pengungsian. Fasilitas ibadah ini tak cuma untuk salat, tapi sering jadi pusat aktivitas warga. Menjaga kebersihannya berarti menjaga semangat dan kenyamanan bersama di masa-masa sulit.
Dhanny menambahkan, upaya bantuan ini dilakukan dengan koordinasi berbagai pihak. Sinergi dianggap kunci untuk efektivitas penyaluran. “Kami pastikan bahwa BRI senantiasa proaktif dan bergerak cepat dalam menyalurkan berbagai bantuan bagi warga terdampak bencana di seluruh Indonesia,” tegasnya.
Bencana di Cisarua mungkin telah berlalu. Tapi proses pemulihan fisik maupun mental masih panjang. Langkah cepat dari berbagai pihak, termasuk korporasi seperti BRI, setidaknya bisa meringankan langkah warga yang kehilangan.
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran 2026 Capai 1,2 Juta Kendaraan, Jasa Marga Terapkan Sistem Satu Arah
Pedagang Samping Jalan Pantura Cirebon Raup Omzet hingga Rp1,5 Juta Saat Puncak Mudik
MUI dan NU Sahkan Pembayaran Zakat Fitrah Secara Digital
Microsoft Ancam Gugat OpenAI dan Amazon Soal Kerja Sama Cloud Rp850 Triliun