Onadio Leonardo Akhirnya Bebas, Ungkap Perjuangan Tiga Bulan di Rehabilitasi

- Rabu, 28 Januari 2026 | 16:30 WIB
Onadio Leonardo Akhirnya Bebas, Ungkap Perjuangan Tiga Bulan di Rehabilitasi

Setelah tiga bulan menjalani program pemulihan, Onadio Leonardo akhirnya dinyatakan bebas. Aktor itu menyelesaikan masa rehabilitasinya terkait kasus penyalahgunaan narkoba yang menjeratnya.

Rabu (28/1) pagi, Onad begitu ia biasa disapa tampak lega bisa menghirup udara bebas lagi. Di Yayasan Natura Indonesia, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, ia mengaku banyak belajar dari proses yang tidak mudah ini. Tiga bulan baginya bukan waktu singkat, tapi cukup untuk memberi pelajaran berharga.

"Happy banget hari ini, akhirnya pulang juga setelah tiga bulan di sini," ujarnya, tak menyembunyikan perasaan.

"Banyak pelajarannya, banyak ketololan gue yang harus gue bayar dengan banyak hal lah," lanjut Onad dengan nada jujur.

Memang berat, tapi ia memilih bersyukur. Di tempat rehabilitasi itu, ia justru mendapat kesempatan langka untuk benar-benar mengenal dirinya sendiri. Olahraga rutin membuat tubuhnya jauh lebih fit. Ia juga intens berkonsultasi dengan psikolog dan psikiater yang disediakan.

"Gue jujur masih terpukul sih dengan kejadian kemarin," tuturnya, mengakui luka itu belum sepenuhnya sembuh.

Di balik semua itu, dukungan keluarga jadi penyemangat terbesarnya. Keinginan untuk kembali menemani istri dan anak-anak adalah alasan kuat baginya untuk bertahan dan sembuh.

"Mental gue sih udah oke lah ya," katanya, mencoba meyakinkan.

"Maksudnya bulan pertama gue nggak bisa ngomong. Akhirnya sekarang gue bisa nemuin bini gue."

Suaranya terdengar haru ketika melanjutkan, "Jadi gue minta doanya banget semoga gue bisa balik lagi. Gue bisa nemenin anak-anak gue dulu, nemenin bini gue juga."

Gemeteran Menyambut Kepulangan

Perasaan senang yang sama, bahkan mungkin lebih, dirasakan oleh sang istri, Beby Prisillia. Ia tak bisa menyembunyikan kegembiraannya menyambut suaminya pulang.

"Happy banget, ini aku sampai gemetaran," kata Beby, suaranya terdengar bergetar.

"Happy banget karena anak-anak di rumah juga kangen banget sama dia, papa mamanya dia juga kangen sama dia. Pokoknya hari ini hari terbaik sih buat aku karena dia akhirnya udah di rumah."

Kasus yang membawa Onad ke panti rehabilitasi berawal dari pengembangan penangkapan di Sunter, Tanjung Priok. Saat penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti: selembar papir, satu plastik klip kecil berisi ganja, sebuah boks kecil, dan tiga ponsel.

Onad mengaku terjerat narkoba karena tekanan masalah pribadi. Atas dasar itulah, ia kemudian mengajukan permohonan asesmen ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP).

Permohonannya disetujui. Alih-alih hukuman berat, ia diberi kesempatan untuk memperbaiki diri melalui rehabilitasi. Pada Selasa (4/11) pagi, Onad resmi dipindahkan ke sebuah panti di Jakarta Selatan untuk memulai perjalanan pemulihan selama tiga bulan. Dan kini, semua proses itu telah ia lalui.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar