Wamenpar: Indonesia Harus Jadi Produsen, Bukan Pasar, Pariwisata Halal Global

- Rabu, 28 Januari 2026 | 16:00 WIB
Wamenpar: Indonesia Harus Jadi Produsen, Bukan Pasar, Pariwisata Halal Global

Sebagai contoh, Wamenpar menyebut Bali. Pulau dewata itu mayoritas penduduknya beragama Hindu, tapi fasilitas untuk wisatawan muslim tersedia dengan baik. Mulai dari masjid hingga musala di berbagai hotel. Artinya, kesiapan itu sudah ada. Tinggal bagaimana kita mengembangkannya secara lebih masif dan strategis.

Di sisi lain, pasar yang dituju memang sangat menjanjikan. Data yang dipaparkan menunjukkan populasi muslim global pada 2025 mencapai 2,19 miliar jiwa. Angka itu diproyeksikan melonjak jadi 2,5 miliar dalam sepuluh tahun ke depan. Yang menarik, sekitar 70 persennya adalah generasi muda di bawah 40 tahun. Mereka inilah calon pasar, tenaga kerja, dan penggerak ekonomi di masa depan.

Lokasinya pun menguntungkan. Lebih dari dua pertiga muslim dunia tinggal di Asia. "Ini harusnya tidak terkena Trump Impact-lah ya," canda Wamenpar dengan ringan. "Kita narik turis ya udahlah, yang dari muslim Asia kita tarik ke Indonesia, banyak bisa kita dapat."

Kawasan Asia, dengan demikian, menjadi arena yang sangat strategis. Dan Indonesia berpeluang besar untuk menjadi pusatnya.


Halaman:

Komentar