Pertama, demam tinggi yang datang tiba-tiba. Suhu tubuh bisa melonjak di atas 38 derajat Celsius, biasanya dibarengi rasa menggigil dan lemas yang luar biasa.
Gejala kedua adalah nyeri otot. Rasa nyeri ini cukup khas, terutama terasa di bagian betis dan punggung. Kadang rasanya begitu berat sampai-sampai penderita sulit untuk berjalan.
Selain itu, waspadai juga sakit kepala hebat yang disertai mata merah. Mata merah pada leptospirosis biasanya tanpa ada kotoran, dan ini terjadi karena adanya peradangan pada pembuluh darah kecil.
Gejala lain yang sering muncul adalah mual, muntah, diare, dan nafsu makan yang hilang. Masalahnya, gejala ini mudah sekali dikira sebagai sakit perut atau maag biasa, sehingga banyak yang menyepelekannya.
Terakhir, pada kasus yang lebih parah, infeksi bisa berkembang menjadi penyakit kuning. Cirinya, kulit dan bagian putih mata berubah menguning. Kalau sudah sampai tahap ini, itu pertanda ada gangguan pada hati dan harus segera dilarikan ke rumah sakit.
Jadi, bagi Anda yang sedang berhadapan dengan banjir, tetap waspada. Perhatikan kebersihan dan hindari kontak langsung dengan air yang sudah tercemar. Jika gejala-gejala tadi muncul, jangan tunda untuk memeriksakan diri.
Artikel Terkait
Di Balik Gemuruh Festival, Budaya Kritik Film di Jogja Sekarat
IIMS 2026 Siap Jadi Ajang Debut Global dan Serbuan Mobil Terbaru
Seskab dan Wakil Panglima TNI Bahas Percepatan Program Strategis hingga Pemulihan Pascabencana
Pemprov DKI Gratiskan Biaya Pengobatan bagi Korban Banjir