Di Gedung Nusantara II, Senayan, suasana hari Selasa itu diwarnai perasaan campur aduk. Adies Kadir, yang baru saja disetujui Komisi III DPR sebagai calon hakim Mahkamah Konstitusi, mengaku ada sedikit kesedihan yang menyelimutinya. Bagaimana tidak? Ia harus meninggalkan "rumah kedua"-nya.
Sejak pertama kali duduk sebagai anggota dewan di tahun 2014, Adies tak pernah sekalipun berpindah dari Komisi III. Tiga periode ia habiskan di sana. "Tentunya hal ini sebenarnya membuat saya juga agak sedih," ujarnya, mengakui ikatan yang kuat dengan komisi yang membidangi hukum itu.
"Komisi III ini sudah seperti rumah kedua saya."
Namun begitu, perasaan itu diimbangi dengan tekad yang bulat. Di hadapan para koleganya, Adies berjanji akan menjaga amanah besar ini. Fokusnya kini adalah konstitusi.
"Saya akan menjaga kepercayaan dari teman-teman dengan baik menjaga konstitusi di negara kita agar bisa berjalan sesuai porsinya," tegasnya.
Artikel Terkait
Gelombang Laporan Pajak 2025 Tembus 711 Ribu di Awal Tahun
Pasar Otomotif ASEAN Memanas: Indonesia Bertahan di Puncak, Namun Malaysia Hampir Menyentuh
PNM Surabaya Gelar Pelatihan Gratis, Bantu Ratusan Perempuan Naik Kelas Usaha
Misteri Kematian Lula Lahfah: Polisi Simpan Bukti, Tunggu Hasil Labfor