Pertemuan itu terjadi di sela-sela keriuhan World Economic Forum di Davos. Presiden Prabowo Subianto tak menyia-nyiakan kesempatan langka untuk berbincang dengan legenda sepak bola, Zinedine Zidane. Obrolan mereka, yang berlangsung sekitar tiga perempat jam, ternyata jauh dari sekadar basa-basi. Intinya? Masa depan sepak bola Indonesia.
Melalui unggahan Instagram Sekretariat Kabinet, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membocorkan isi diskusi tersebut. "Setelah menyampaikan konsep Prabowonomics di World Economic Forum, Presiden Prabowo melakukan pertemuan dengan legenda sepak bola sekaligus pelatih ternama berkebangsaan Prancis, Zinedine Zidane," jelas Teddy.
Rupanya, Prabowo punya agenda yang jelas. Ia menyampaikan ambisinya untuk mendongkrak level sepak bola nasional, baik di tingkat Timnas maupun secara keseluruhan di Tanah Air.
Namun begitu, visinya tak berhenti di situ. Ada mimpi yang lebih mendasar. Presiden ingin setiap sekolah baru yang dibangun nanti wajib dilengkapi dengan lapangan sepak bola. Lapangan itu bukan cuma untuk siswa, tapi juga bisa dipakai anak-anak di sekitar lingkungan sekolah. Gagasannya sederhana: membangun fondasi dari akar rumput, sejak dini.
"Serta rencananya agar setiap sekolah baru harus memiliki lapangan sepak bola yang dapat digunakan berlatih siswa sekolah & anak-anak di sekitar sekolah tersebut," kata Teddy menambahkan.
Artikel Terkait
InJourney Targetkan Konsolidasi 106 Hotel BUMN dalam Satu Payung
Persib Jaga Momentum Tak Terkalahkan Hadapi Borneo di Puncak Klasemen
Prabowo Ingatkan Pengelola Danantara Jaga Amanah Aset Rp 16.000 Triliun
InJourney Airports Siapkan 37 Bandara Hadapi Lonjakan 9 Juta Pemudik Udara Lebaran 2026