Jalan Simaninggir Mulai Dibuka, Akses Motor Kembali Mengalir

- Minggu, 25 Januari 2026 | 06:50 WIB
Jalan Simaninggir Mulai Dibuka, Akses Motor Kembali Mengalir

Di Desa Simaninggir, Kabupaten Tapanuli Tengah, upaya perbaikan jalan berlangsung dengan tempo cepat. Ruas vital penghubung Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Sibolga itu terputus total diterjang banjir dan longsor. Kini, Kementerian PU dan PT Hutama Karya sedang mengebut pemulihannya.

Project Manager PT Hutama Karya, Mikael Turnip, mengungkapkan progres terkini. "Kami terus bekerja setiap hari," ujarnya, Minggu lalu.

Menurutnya, kondisi lapangan memang berat. Di sepanjang 500 meter itu, ada empat titik longsor besar yang merusak jalur. Belum lagi medannya yang curam, dengan tebing mencapai 40 meter. Hal itu jelas mempersulit pekerjaan.

"Dalam pembangunan ini kami memperbaiki jalan longsor dan membuka jalur baru agar dapat dilalui," katanya.

Namun begitu, ada kabar baik. Warga lokal sudah bisa melintas menggunakan sepeda motor, meski harus ekstra hati-hati karena tanjakan yang cukup terjal. Akses terbatas itu jadi napas baru bagi masyarakat setempat.

Lalu kapan jalan ini benar-benar pulih? Targetnya, kendaraan umum baru bisa melintas dengan normal di akhir tahun ini. Itu pun setelah serangkaian kajian mendalam. "Kami masih melakukan kajian dan uji laboratorium dalam memastikan jalan ini dapat dibuat permanen," jelas Mikael.

Pekerjaan di Simaninggir ini adalah bagian dari upaya pemulihan besar-besaran pasca-bencana di Sumatera. Sebelumnya, pemerintah bahkan menyiapkan anggaran tak tanggung-tanggung, lebih dari Rp50 triliun, untuk rehabilitasi dan rekonstruksi. Anggaran itu mencakup perbaikan infrastruktur jalan dan fasilitas publik lainnya yang rusak.

Jadi, meski medan sulit dan pekerjaan rumit, upaya membuka kembali urat nadi transportasi di Sumatera itu terus berjalan. Perlahan tapi pasti.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar