Ia menambahkan, seluruh lini produksi tetap mengikuti standar ketat, didukung pelatihan internal untuk menjaga konsistensi. Namun begitu, Zheng juga menyampaikan permohonan maaf dan meminta kesabaran lebih dari konsumen.
“Kami sangat mengapresiasi kesabaran konsumen dan kami benar-benar minta maaf. Please give us a little more time,”
ucapnya.
Ke depan, targetnya adalah memenuhi komitmen kepada 10 ribu pemesan sebelum Lebaran tiba. Sebuah target yang cukup ambisius, mengingat antrean yang masih panjang.
Lalu, apa sih yang ditawarkan Jaecoo J5 ini? Mobil ini adalah SUV kompak yang datang dengan segudang fitur. Ground clearance-nya tinggi, suspensi belakangnya multi-link, plus ada panoramic sunroof, sistem hiburan modern, dan tentu saja beragam fitur keselamatan aktif.
Untuk versi listriknya, J5 EV mengusung baterai 60,9 kWh yang bisa melaju hingga 461 kilometer (standar NEDC) dalam sekali isi penuh. Isi ulang daya pun cepat, berkat dukungan DC fast charging 130 kW.
Soal harga, sejak awal J5 sudah mencuri perhatian. Saat peluncuran, banderolnya dipatok Rp 249,9 juta untuk tipe Standard dan Rp 299,9 juta (OTR Jakarta) untuk varian Premium. Harganya yang kompetitif itulah, rupanya, yang jadi salah satu magnet utama, membuat minat konsumen melonjak sejak hari pertama.
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Fasilitas Militer AS di UEA, Balas Serangan di Selat Hormuz
Persib Hadapi Borneo FC dalam Laga Penentu Puncak Klasemen
Elon Musk Siap Luncurkan Terafab, Pabrik Chip Raksasa Tesla dalam 7 Hari
Imsak Bogor Pagi Ini Pukul 04.33 WIB, Berikut Jadwal Salat Lengkap