Singapura Gelontorkan Rp13 Triliun untuk Ambil Posisi di Peta Persaingan AI Global

- Minggu, 25 Januari 2026 | 02:15 WIB
Singapura Gelontorkan Rp13 Triliun untuk Ambil Posisi di Peta Persaingan AI Global

Singapura baru saja mengumumkan komitmen besar-besaran di dunia kecerdasan buatan. Negara kota itu bakal menggelontorkan dana lebih dari 1 miliar dolar Singapura, atau kalau dirupiahkan sekitar Rp13 triliun, khusus untuk mendanai riset AI publik. Rencananya, anggaran segitu bakal digelontorkan dalam kurun lima tahun ke depan.

Langkah ini jelas bukan tanpa alasan. Di sisi lain, peta persaingan global AI saat ini memang didominasi oleh dua raksasa: Amerika Serikat dan China. Nah, Singapura rupanya ingin menancapkan posisinya sendiri di tengah persaingan ketat itu.

Menteri Pembangunan Digital dan Informasi, Josephine Teo, yang menyampaikan langsung pengumuman ini. Dalam sebuah acara industri di Singapura, ia menjelaskan maksud pemerintah.

"Pemerintah berharap investasi ini akan membantu memperkuat posisinya sebagai pusat penelitian AI,"

Begitu kata Teo. Ia menegaskan bahwa penelitian adalah kunci dari segala upaya mereka. Dana tersebut rencananya akan dialokasikan untuk membangun pusat penelitian baru, meningkatkan kemampuan teknis yang sudah ada, dan tentu saja, mengembangkan sumber daya manusia di bidang AI.


Halaman:

Komentar