Ketegangan di Teluk Persia kembali memanas. Menanggapi pergerakan armada laut Amerika Serikat yang mendekati wilayahnya, Iran menyatakan kesiapannya untuk berperang habis-habisan. Status siaga tinggi telah diberlakukan.
Seorang pejabat Iran, yang berbicara dengan syarat anonim, mengungkapkan kekhawatiran sekaligus kesiapsiagaan negaranya. "Peningkatan kekuatan militer ini kami harap ini tidak dimaksudkan untuk konfrontasi nyata," ujarnya, seperti dilaporkan Reuters, Sabtu (24/1/2026).
"Tapi militer kami siap untuk skenario terburuk. Inilah mengapa semuanya dalam keadaan siaga tinggi di Iran."
Peringatannya jelas dan tanpa ambiguitas. Teheran, katanya, tak akan lagi memilah-milah.
"Kali ini kami akan menganggap setiap serangan terbatas, tidak terbatas, terarah, kinetik, apa pun sebutannya sebagai perang habis-habisan melawan kami."
Artikel Terkait
Penerimaan Pajak Tumbuh 30,4%, Dongkrak Belanja Negara Awal 2026
IRGC Ancam Blokade Total Selat Hormuz, Harga Minyak Bisa Tembus USD 200 per Barel
Bank BJB Dorong Ekonomi Regional Lewat Event Lari 4 Kota di Jawa
Saudi Aramco Catat Laba Bersih USD 104,7 Miliar pada 2025, Lampaui Proyeksi Analis