“Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas harus menjadi prioritas dalam proses evakuasi dan penyaluran bantuan.”
Di sisi lain, peran masyarakat juga tak kalah penting. Surahman mengimbau kita semua untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan. Hal sederhana seperti membersihkan saluran air di sekitar rumah bisa mengurangi risiko banjir yang cukup signifikan. Kesiapsiagaan individu juga perlu. Masyarakat diminta untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG, BNPB, dan pemda setempat agar bisa lebih waspada terhadap ancaman banjir, longsor, atau cuaca ekstrem lainnya.
Sebagai penutup, Surahman menegaskan komitmennya dan Komisi VIII DPR RI. Mereka akan terus mengawal kebijakan mitigasi bencana dan perlindungan sosial.
“Komisi VIII DPR RI akan terus berkomitmen mengawal kebijakan mitigasi bencana dan perlindungan sosial, memastikan hak-hak masyarakat terdampak terpenuhi, serta memperkuat ketahanan sosial bangsa dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem dan perubahan iklim,” pungkasnya.
Cuaca mungkin tak bisa dikendalikan, tapi kerugian dan penderitaan akibatnya bisa diminimalisir. Dengan kerja sama semua pihak, harapannya bangsa ini bisa lebih tangguh menghadapi tantangan alam yang kian ekstrem.
Artikel Terkait
Prabowo Kembali ke Tanah Air Usai Kunjungan Diplomatik ke Eropa
Trump Kumpulkan 20 Negara Bentuk Dewan Perdamaian, Prancis dan Inggris Menjauh
Program Makan Bergizi Indonesia Jadi Sorotan di Forum Ekonomi Davos
Pukul dan Jaringan: Turnamen Padel AEI-JInfovesta Lahirkan Kolaborasi di Luar Lapangan