JAKARTA – Polisi kembali mengungkap jaringan peredaran narkoba yang melibatkan pasangan suami istri. Kali ini, petugas dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan peredaran sabu-sabu dan ribuan pil ekstasi yang rencananya bakal disebar di Jakarta dan Bekasi. Barang bukti yang diamankan cukup fantastis: lebih dari satu kilogram sabu dan sekitar 1.400 butir ekstasi.
Menurut AKP Abdul Muchzin GM dari Kanit 3 Subdit 3, awal mula pengungkapan ini adalah laporan warga. Mereka curiga dengan aktivitas mencurigakan di beberapa titik. Setelah dikembangkan, penyelidikan akhirnya membuahkan hasil dengan penangkapan tiga orang di dua lokasi terpisah.
"Ada tiga orang pelaku yang diamankan di dua lokasi berada di wilayah Jakarta Pusat dan wilayah Kota Bekasi,"
ujar Abdul kepada awak media, Jumat lalu.
Dua tersangka pertama, TW (30) dan istrinya RN (17), diamankan di kawasan Kemayoran. Mereka ditangkap di pinggir jalan. Dari informasi yang beredar, TW berperan sebagai bandar, sementara sang istri tak kalah aktif membantu mengelola bisnis haram ini. Dari tangan mereka, polisi menyita mobil, empat ponsel, dan yang paling mencengangkan: 1.017 butir ekstasi yang sudah dikemas rapi dalam plastik klip.
Namun begitu, penangkapan belum berhenti di situ. Pengakuan pasangan suami istri itu mengantarkan polisi pada seorang anak buah, DH (34), yang bertugas sebagai penyimpan barang. Petugas pun langsung bergerak ke sebuah kontrakan di Cibubur, Bekasi.
Dan benar saja, dari tangan DH, polisi menemukan gudang narkoba mini. Selain 434 butir ekstasi lagi, petugas juga menyita sabu seberat 1,2 kilogram lebih. Tak cuma itu, ada juga timbangan digital dan belasan plastik klip kosong yang siap digunakan. Semua barang itu mengindikasikan jaringan yang sudah terorganisir.
Yang menarik, ketiganya ternyata bukan pemain baru. Mereka adalah residivis kasus narkoba dengan modus yang nyaris sama. Saat ini, ketiga tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya untuk mengungkap lebih jauh jaringan mereka.
Artikel Terkait
Pemerintah Berencana Aktifkan Kembali Satgas BLBI, Tunggu Pejabat Baru Kemenkeu
Kemnaker Tutup Program Pemagangan Batch I, 16.112 Peserta Didorong Ikut Sertifikasi Kompetensi
Kemnaker Tutup Program Pemagangan Batch I, Dorong 16.112 Peserta Ambil Sertifikasi Kompetensi Gratis
ESDM Minta Bobibos Segera Uji Produk ke Lemigas untuk Tentukan Klasifikasi BBN atau BBM