"Sementara dalam proses evakuasi," kata dia singkat.
Di sisi lain, Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan bertekad melanjutkan operasi. Mereka memastikan pencarian akan dilaksanakan secara maksimal dan terkoordinasi. Targetnya jelas: memastikan semua temuan berhasil dibawa keluar sesuai prosedur yang berlaku.
Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport itu jatuh pada Sabtu (17/1/2026) silam. Saat itu, pesawat sedang dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar. Menurut data manifes, ada sepuluh orang di dalamnya.
Tujuh penumpang dan tiga kru.
Langit saat itu mungkin terlihat biasa saja. Tapi di bawahnya, sebuah tragedi telah terjadi.
Artikel Terkait
Hujan Deras Seminggu, Mal di Jakarta Sepi Pengunjung
Benteng Pendem Ambarawa Bangkit Setelah Revitalisasi Rp156,8 Miliar
Bareskrim Geledah Kantor DSI, Kasus Dugaan Penipuan Syariah Naik ke Penyidikan
Hujan Tak Halangi 400 Pelajar Berdebat ala Sidang PBB di Jakarta