Guncangan Besar di Polda Metro Jaya: 20 Kapolsek Digeser dalam Satu Gerakan

- Rabu, 21 Januari 2026 | 07:15 WIB
Guncangan Besar di Polda Metro Jaya: 20 Kapolsek Digeser dalam Satu Gerakan

Jakarta diguncang rotasi besar-besaran di tubuh Polda Metro Jaya. Kapolda Irjen Asep Edi Suheri baru saja menggeser sejumlah pejabat, terutama para Kapolsek, dalam sebuah pergerakan karir yang cukup signifikan. Perubahan ini tertuang dalam Surat Telegram bernomor ST/24/I/KEP/2026, yang dikeluarkan pada 19 Januari 2026 lalu.

Surat itu sendiri ditandatangani langsung oleh Karo SDM Polda Metro Jaya, Kombes Pol Muh. Dwita Kumu Wardana. Isinya? Daftar panjang 20 perwira yang harus bersiap pindah tugas.

Rotasi ini jelas bukan hal sepele. Bisa dibilang, ini adalah langkah strategis untuk menyegarkan kepemimpinan di tingkat polsek. Beberapa nama yang berpindah terlihat berasal dari posisi yang cukup krusial, seperti Kasatreskrim, menuju jabatan Kapolsek. Sebut saja AKBP Agta Bhuwana Putra, yang sebelumnya memegang kendali Satreskrim Polres Metro Bekasi, kini ditugaskan memimpin Polsek Metro Penjaringan.

Begitu juga dengan AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mantan Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota, yang mendapatkan amanah baru sebagai Kapolsek Metro Menteng. Pergeseran semacam ini kerap dimaknai sebagai upaya menempatkan orang-orang dengan pengalaman penyidikan ke posisi terdepan pelayanan masyarakat.

Tak hanya dari lini reskrim, rotasi juga menjangkau pejabat dari berbagai bidang lain. Misalnya, Kompol Susida Aswita yang berpindah dari Kasium Polres Metro Tangerang Kota ke tampuk kepemimpinan Polsek Ciledug. Atau Kompol Rihold, yang dari jabatan Ps Kasatresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota, kini memegang kendali Polsek Kalideres.

Di sisi lain, pergerakan ini juga menciptakan efek berantai. Lowongan yang ditinggalkan oleh seorang Kapolsek yang dipindah, diisi oleh perwira lain. Seperti yang terjadi pada AKP Prapto Lasono, yang dari Ps Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, naik menjadi Kapolsek Pakuhaji.

Berikut adalah daftar lengkap ke-20 perwira yang terkena rotasi:

1. AKBP Agta Bhuwana Putra, dari Kasatreskrim Polres Metro Bekasi, menjadi Kapolsek Metro Penjaringan.
2. AKBP Agus Ady Wijaya, dari Kapolsek Metro Penjaringan, menjadi Kapolsek Metro Gambir.
3. AKBP Dhimas Prasetyo, dari Kasiaga 1 Bagdalops Roops Polda Metro Jaya, menjadi Kapolsek Metro Tanah Abang.
4. AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, dari Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota, menjadi Kapolsek Metro Menteng.
5. Kompol Rihold, dari Ps Kasatresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota, menjadi Kapolsek Kalideres.
6. AKP Rokhmatulloh, dari Kapolsek Pakuhaji Polres Metro Tangerang Kota, menjadi Ps Kapolsek Kelapa Dua Polres Metro Tangerang Selatan.
7. Kompol Gusprihatin Zen, dari Kapolsek Kelapa Dua Polres Metro Tangerang Selatan, menjadi Kapolsek Cilandak Polres Metro Jakarta Selatan.
8. AKP Prapto Lasono, dari Ps Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, menjadi Kapolsek Pakuhaji Polres Metro Tangerang Kota.
9. Kompol Kresna Ajie Perkasa, dari Kapolsek Curug Polres Metro Tangerang Selatan, menjadi Kapolsek Karawaci Polres Metro Tangerang Kota.
10. Kompol Susida Aswita, dari Kasium Polres Metro Tangerang Kota, menjadi Kapolsek Ciledug Polres Metro Tangerang Selatan.
11. Kompol Muhammad Esha ditetapkan sebagai Kapolsek Kelapa Gading.
12. AKP Wahyu Hidayat menjabat sebagai Kapolsek Tambora.
13. Kompol Muhammad Kukuh memimpin Polsek Kebayoran Lama.
14. Kompol Dhimas Adhit Puranto bertugas di Polsek Cikarang Barat.
15. AKP Tri Baskoro Bintang Wijaya menjadi Kapolsek Medan Satria.
16. Iptu Kevin Hotlando diangkat sebagai Kapolsek Teluk Naga.
17. Kompol Widodo Saputro menduduki jabatan Kapolsek Senen.
18. Kompol Andika Muslim kini memegang Polsek Cengkareng.
19. AKP Tono Listianto diangkat sebagai Ps Kapolsek Bekasi Utara.
20. AKP Andre Try Saputra mendapatkan tugas baru sebagai Kapolsek Cakung.

Dengan pergerakan ini, suasana baru di sejumlah polsek ibukota dan sekitarnya dipastikan akan segera terasa. Para perwira yang baru dilantik tersebut diharapkan bisa membawa angin segar dan kinerja optimal di wilayah hukum mereka masing-masing. Semua mata kini tertuju pada implementasi di lapangan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar