Gelaran MilkLife Soccer Challenge di Tangerang baru saja usai, dan dua nama sekolah dasar pun tercatat sebagai juara baru. Di kategori U-10, SDN Pinang 3 C berhasil keluar sebagai kampiun. Sementara itu, di kelas U-12, gelar juara diraih oleh SDN Kunciran 4 C.
Turnamen yang digelar di dua lokasi, Lapangan Kera Sakti BRIN PUSPITEK TANGSEL dan Stadion Mini Cisauk, pada pertengahan Januari lalu itu benar-benar meriah. Bayangkan saja, ada 1.424 siswi yang turun bertanding! Mereka berasal dari 135 SD dan MI se-Tangerang. Jumlah itu naik dibanding seri sebelumnya sebuah tanda yang jelas bahwa antusiasme terhadap sepak bola wanita usia dini makin menggebu.
Menurut Teddy Tjahjono, Program Director MilkLife Soccer Challenge, peningkatan ini tak cuma soal angka. Kualitas permainan pun ikut terdongkrak.
“Untuk seri kedua ini, jumlah peserta meningkat dibandingkan seri-seri sebelumnya, baik di Semarang dan Tangerang. Secara kualitas juga selalu ada peningkatan, karena mereka sudah mempersiapkan diri dan tahu jadwal pelaksanaannya seperti apa. Sehingga mereka lebih ada persiapan yang baik di antara para peserta,”
Jalan menuju juara bagi SDN Pinang 3 C di final U-10 terbilang meyakinkan. Mereka menaklukkan British School Jakarta dengan skor 2-1 di Lapangan Kera Sakti. Dominasi mereka terlihat sejak menit awal.
Nitya Safira Jaya jadi pahlawan kemenangan dengan dua golnya. Gol pertama ia ciptakan lewat titik putih di menit kedua. Hampir dua puluh menit berselang, ia kembali menggoyang gawang lawan dengan tendangan jarak jauh yang memukau.
“Saya senang sekali bisa menang dan menjadi juara. Saya sempat khawatir saat menit terakhir lawan hampir membuat comeback karena mengira ada penalti lagi buat lawan. Untungnya tidak terjadi dan bisa mengakhiri pertandingan dengan kemenangan,”
ujar Nitya, yang juga menyabet gelar Best Player U-10.
Di sisi lain, perjuangan SDN Kunciran 4 C di kelas U-12 jauh lebih mencekam. Mereka harus bertarung sengit melawan SDN Kebayoran Lama Selatan 19. Skor 3-2 akhirnya membawa mereka ke puncak sebuah pencapaian yang manis, mengingat di seri sebelumnya mereka harus puas terhenti di 16 besar.
Pelatih mereka, Farid, mengaku ada perubahan strategi persiapan yang jadi kunci.
“Persiapan yang sebelumnya latihan seminggu sekali, jadi tiga kali karena mengejar usia mereka yang tahun depan sudah tidak bisa ikut lagi di U-12. Jadi anak-anak diperkuat mentalnya di Seri 2 ini,”
ungkapnya.
Dua gelar juara ini semakin mengukuhkan posisi MilkLife Soccer Challenge sebagai wadah yang krusial. Di sini, bibit-bibit pesepak bola wanita muda ditempa, dan jalan menuju level yang lebih tinggi mulai dibentangkan.
Roda kompetisi belum berhenti. Usai Tangerang, MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025/26 akan melanjutkan perjalanannya ke Bandung dan Yogyakarta mulai akhir Januari nanti. Harapannya jelas: terus melahirkan juara-juara baru dan memperkuat fondasi sepak bola wanita Indonesia.
Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Tangerang Seri 2 2025/26
U-10
- Juara: SDN Pinang 3 C
- Runner-up: British School Jakarta
- Semifinalis: SDN Pasar Baru 01 Komplek Pintu Besi & SDN Buaran 02
- Top Skor: Ayu Fitria Oktaviani - SDN Cipulir 03 B (19 gol)
- Pemain Terbaik: Nitya Safira Jaya - SDN Pinang 3 C
- Kiper Terbaik: Nadhifa Ferhania Sholeha - SDN Pasar Baru 01 Komplek Pintu Besi
- Tim Fairplay: SDN Kunciran 4
U-12
- Juara: SDN Kunciran 4 C
- Runner-up: SDN Kebayoran Lama Selatan 19
- Semifinalis: British School Jakarta Red & SDN Pinang 3
- Top Skor: Angelina Putri Sarealita Mongan - SDN Kunciran 4 C (18 gol)
- Pemain Terbaik: Zilda Afna Syaqila - SDN Kunciran 4 C
- Kiper Terbaik: Aisyah Putri Ramadhani - SDN Pinang 3
- Tim Fairplay: SDN Pakulonan 02
Artikel Terkait
BSN Perkuat Layanan SiPA untuk Dongkrak Likuiditas dan Daya Saing Keuangan Syariah
Prajurit Prancis UNIFIL Gugur di Lebanon Selatan Usai Serangan April Lalu
Prabowo dan Albanese Sepakati Ekspor Pupuk Urea 250.000 Ton ke Australia
Kejagung Gelar Lelong Mobil Mewah Hasil Sitaan Korupsi di BPA Fair 2026