Pabrik Ban Rp 3,9 Triliun Sailun Beroperasi di Demak, Targetkan Pasar Otomotif RI

- Minggu, 18 Januari 2026 | 18:36 WIB
Pabrik Ban Rp 3,9 Triliun Sailun Beroperasi di Demak, Targetkan Pasar Otomotif RI

Di sisi lain, langkah ini juga punya nilai strategis yang lebih luas. Keberadaan pabrik di Indonesia melengkapi klaster manufaktur Sailun di Asia Tenggara, setelah sebelumnya mereka juga hadir di Vietnam dan Kamboja. Jaringannya yang kian rapat ini bakal memperkuat kemampuan pengiriman regional, ketahanan rantai pasok, dan tentu saja, daya saing global mereka.

Aspek lain yang tak kalah penting adalah ketersediaan material. Indonesia dinilai mampu menyediakan bahan baku penting, seperti baja untuk struktur ban radial, yang tentu saja memudahkan proses produksi.

Lebih Dari Sekadar Pabrik

Namun begitu, fasilitas di Demak ini bukan cuma tempat produksi biasa. Di dalamnya, ada tim research and development (R&D) yang khusus mempelajari karakteristik dan kebutuhan konsumen Indonesia.

“Tim R&D kami menyesuaikan kompon karet dan desain tapak ban dengan iklim di sini yang panas dan lembab,” urai Gao.

Hasilnya? Ban yang didesain khusus itu diklaim punya daya cengkeram lebih baik di jalan basah dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. Riset mereka juga berfokus pada kenyamanan dan keandalan, menyesuaikan dengan karakteristik berkendara masyarakat lokal.

“Kami menghadirkan lini produk yang tersegmentasi dengan jelas,” tandasnya.

Mulai dari ban yang nyaman dan efisien untuk berkendara di perkotaan, ban all-terrain untuk medan yang lebih kompleks, hingga ban heavy-duty untuk lingkungan kerja yang ekstrem. Semuanya dirancang agar pas dengan kondisi riil di Tanah Air.


Halaman:

Komentar