Ekspor Mobil China Melonjak 21% di 2025, Didorong Gempuran Kendaraan Listrik

- Jumat, 16 Januari 2026 | 19:40 WIB
Ekspor Mobil China Melonjak 21% di 2025, Didorong Gempuran Kendaraan Listrik

“Kami percaya kontribusi (luar negeri) kemungkinan akan meningkat selama dua tahun ke depan seiring dengan ekspansi ekspor,”

kata Stephen Chan, Associate Director S&P Global Ratings.

Namun begitu, perjalanan ekspor ini tidak sepenuhnya mulus. Tujuan utama pengiriman masih berkisar di Rusia, Amerika Latin, Timur Tengah, Eropa, dan Asia Tenggara yang secara kolektif menyerap 70 persen volume ekspor 2025. Masuk ke pasar negara maju ternyata lebih sulit. Di Amerika Serikat dan Kanada, misalnya, tarif tinggi untuk mobil listrik menjadi penghalang serius.

Prestasi BYD patut dicatat. Mereka berhasil menggeser Tesla sebagai produsen mobil listrik terbesar dunia di 2025. Tapi, prestasi gemilang itu tak lepas dari tantangan. Di bulan Desember, BYD hanya melaporkan pengiriman 420.398 unit untuk semua jenis kendaraan. Angka itu turun 18 persen, mencerminkan betapa fluktuatifnya pasar otomotif global saat ini.


Halaman:

Komentar