Tol Sedyatmo Tergenang, Sembilan Pompa Dikerahkan untuk Atasi Banjir Menuju Bandara Soetta

- Senin, 12 Januari 2026 | 23:25 WIB
Tol Sedyatmo Tergenang, Sembilan Pompa Dikerahkan untuk Atasi Banjir Menuju Bandara Soetta

Hujan deras yang mengguyur Jabodetabek sejak Minggu malam (11/1/2026) ternyata tak main-main dampaknya. Akses vital menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tol Sedyatmo, terendam banjir. Genangan air itu langsung memicu penanganan serius dari pengelola jalan tol.

Di lapangan, PT Jasa Marga lewat anak perusahaannya, Jasamarga Metropolitan Tollroad dan Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), berusaha mengoptimalkan kerja pompa. Saat ini, setidaknya tujuh pompa sudah beroperasi. Tiga unit dipasang di Off Ramp GT Pluit 3, sementara empat unit lainnya bekerja di Off Ramp Cengkareng Business Center (CBC).

Namun begitu, upaya itu dirasa belum cukup. Untuk mempercepat penyurutan air, sejak siang tadi tepatnya pukul 12.00 WIB perusahaan menambah satu pompa mobile di setiap lokasi. Jadi totalnya, ada sembilan pompa yang sekarang berjuang mengeringkan ruas tol itu.

Menurut Ginanjar Bekti, Senior Manager Representative Office 2 JMTM, tantangan utamanya justru datang dari luar jalan tol.

"Limpasan air dari kawasan sekitar yang masuk ke saluran tol volumenya sangat tinggi. Ini yang menyulitkan kerja pompa," jelasnya, Senin (12/1/2026).

"Kami berupaya semaksimal mungkin mempercepat penanganan genangan dengan optimalisasi 9 unit pompa. Kami juga terus berkoordinasi dengan Kepolisian untuk pengaturan lalu lintas," tambah Ginanjar.

Dia punya pesan penting buat para pengendara. Kalau bisa, hindari dulu ruas Tol Sedyatmo yang banjir itu, terutama yang mau ke Bandara Soetta. Coba cari jalur lain seperti lewat Ruas Tol JORR 2 atau pertimbangkan moda transportasi lain untuk sementara waktu.

Situasinya masih terus dipantau. Kerja pompa dan koordinasi dengan pihak kepolisian masih berlangsung untuk mengembalikan kelancaran arus lalu lintas di jalur bandara tersebut.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar