Hujan deras yang mengguyur Jabodetabek sejak Minggu malam (11/1/2026) ternyata tak main-main dampaknya. Akses vital menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tol Sedyatmo, terendam banjir. Genangan air itu langsung memicu penanganan serius dari pengelola jalan tol.
Di lapangan, PT Jasa Marga lewat anak perusahaannya, Jasamarga Metropolitan Tollroad dan Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), berusaha mengoptimalkan kerja pompa. Saat ini, setidaknya tujuh pompa sudah beroperasi. Tiga unit dipasang di Off Ramp GT Pluit 3, sementara empat unit lainnya bekerja di Off Ramp Cengkareng Business Center (CBC).
Namun begitu, upaya itu dirasa belum cukup. Untuk mempercepat penyurutan air, sejak siang tadi tepatnya pukul 12.00 WIB perusahaan menambah satu pompa mobile di setiap lokasi. Jadi totalnya, ada sembilan pompa yang sekarang berjuang mengeringkan ruas tol itu.
Menurut Ginanjar Bekti, Senior Manager Representative Office 2 JMTM, tantangan utamanya justru datang dari luar jalan tol.
Artikel Terkait
Bapanas Pantau Kenaikan Harga Telur, Ayam, dan Cabai Rawit
Intelijen Korsel: Kim Jong Un Beri Jabatan Strategis Rudal kepada Putrinya yang Berusia 13 Tahun
Wamen Investasi: Perizinan Berbelit Sebabkan Indonesia Kehilangan Potensi Investasi Rp1.500 Triliun
Mendag Targetkan Transaksi TEI 2026 Capai USD 17,5 Miliar