Rasa bangga itu jelas terpancar. "Bangga banget pasti," lanjutnya. "Apalagi saya sudah senior banget. Ya, rezeki memang belum lolos lebih jauh. Tapi setidaknya kami sudah memberi yang terbaik buat Indonesia."
Namun begitu, turnamen megah itu sekaligus menjadi perpisahan. Buat Maulina, Piala Asia 2022 adalah event terakhirnya mengenakan jersey Merah Putih. Setelah membela timnas sejak 2004, di situlah Cici memutuskan untuk gantung sepatu.
Dirinya merasa sudah cukup. Panggung AFC, meski belum sampai ke Piala Dunia, sudah ia rasakan. Kini, ia memilih jalur yang berbeda: fokus membantu perkembangan sepak bola wanita Indonesia dari balik layar.
"Momen terakhir bermain ya di 2022 itu. Udah, cukup. Sudah merasakan event AFC, dan itu pencapaian terbaik menurut saya," kata Coach Cici, yang kini menjabat sebagai asisten pelatih Timnas Wanita Indonesia.
Pilihannya kini jelas. "Balik lagi ke staf, melihat program-program FIFA yang banyak untuk sepak bola Indonesia. Ya udah, kita coba dulu aja membangun dari situ," pungkas Maulina, menutup pembicaraan.
Artikel Terkait
BSI Proyeksikan 83% Jamaah Haji Reguler 2026 adalah Nasabah Tabungan Haji
Tiang Listrik Keropos Ambruk di Mangga Besar, Lalu Lintas Sempat Lumpuh
Negosiasi AS-Iran Buntu, Trump Tegaskan Iran Tak Boleh Miliki Senjata Nuklir
Tiang Listrik Roboh di Mangga Besar Akibat Beban Kabel Optik, Lalu Lintas Tersendat