Di sisi lain, respons dari internal pemerintah pun muncul. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan bahwa para pegawai yang terjaring OTT itu akan mendapat pendampingan hukum. Pernyataannya disampaikan dari Banda Aceh, di hari yang sama.
Namun begitu, dia buru-buru meluruskan. Purbaya menegaskan bahwa langkah ini sama sekali bukan bentuk intervensi terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Ia ingin memastikan bahwa hak-hak pegawainya tetap terpenuhi, tanpa mencampuri urusan penegak hukum.
Kasus ini kembali menyoroti kerentanan di sektor perpajakan. Nilai barang bukti yang disita enam miliar rupiah memberikan gambaran betapa besarnya potensi kebocoran yang terjadi.
Artikel Terkait
Toyota Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari, Dikejar Warga hingga Rusak
Kejagung Hentikan Perkara Korupsi Alex Noerdin Usai Mantan Gubernur Meninggal Dunia
Prabowo Prihatinkan Situasi Tepi Barat, Khawatirkan Dampaknya terhadap Upaya Perdamaian Gaza
Pengemudi Melawan Arus di Gunung Sahari Dihajar Massa Usai Kabur dari Polisi