Di sisi lain, dari segu waktu, pembangunan diprediksi segera dimulai. Sudiro Roi Santoso, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, mengungkapkan bahwa sebagian besar proyek direncanakan mulai bergerak sekitar pertengahan tahun 2026.
"Saat ini, para pelaku usaha sudah mempersiapkan tahapan perjanjian dan juga perizinannya," jelas Roi. Persiapan, katanya, sudah berjalan.
Respon dari investor pun positif. Bob Yanuar, perwakilan dari PT Batara Maduma Prospernusa, menyatakan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan untuk ikut membangun IKN.
Komitmen investasi swasta ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang memang mendorong partisipasi swasta dalam pembangunan infrastruktur nasional, khususnya di IKN. Landasan hukumnya pun sudah ada, merujuk pada Peraturan Menteri PPN Nomor 6 Tahun 2022 tentang kerja sama pemerintah dan badan usaha.
Jadi, jika semua berjalan sesuai rencana, pertengahan tahun depan kita mungkin akan melihat lebih banyak aktivitas konstruksi dan hiruk-pikuk pembangunan di kawasan IKN.
Artikel Terkait
Diskon Pajak Rp6,3 Miliar Bongkar Sindikat Korupsi di Kantor Pajak Jakarta Utara
Bapanas Pastikan Program Stabilisasi Harga Beras Lanjut hingga 2026
Kemensos Salurkan Santunan ke 147 Ahli Waris Korban Bencana Sumatra
Hakim Ad Hoc Mogok Sidang, Ruang Pengadilan Sepi Mulai Besok