"Bapak Presiden memutuskan memilih satu lokasi. Jaraknya cuma sekitar 500 meter dari Masjidil Haram. Di situlah nanti Kampung Haji akan kita bangun," jelasnya.
Rencananya, di atas lahan itu tak cuma akan ada bangunan untuk menginap. Akan ada mal, dan diharapkan juga klinik kesehatan. Prasetyo punya harapan lain: ada food court yang representatif. Tempat yang nyaman bukan cuma untuk jamaah haji, tapi juga untuk jutaan jamaah umrah.
"Jamaah umrah kita hampir mencapai 1,8 juta per tahun. Potensinya besar sekali," tandasnya.
Dengan demikian, impian memiliki fasilitas sendiri di dekat pusat ibadah umat Islam itu perlahan mulai terwujud. Sebuah terobosan yang dinanti.
Artikel Terkait
Komedi Mens Rea Pandji Pragiwaksono Berujung Laporan Pencemaran Nama Baik dan Penistaan Agama
Bauran Energi Hijau Indonesia Sentuh 15,75 Persen di 2025
Defisit APBN 2025 Sengaja Dibesarkan, Purbaya: Biar Ekonomi Tak Morat-Marit
Mendagri Izinkan Warga Gunakan Kayu Banjir untuk Bangun Rumah, Asal Tak Dijual