Dari kompleks perkantoran di Hambalang, Bogor, kabar baik datang dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Ia memastikan Indonesia berhasil memenangkan lelang untuk sebuah hotel dan sebidang lahan di Mekkah. Ini adalah langkah konkret menuju terwujudnya Kampung Haji Indonesia di Tanah Suci.
"Jadi ada hotel yang sudah berdiri, kita beli. Insyaallah tahun ini sudah bisa dipakai," ujar Prasetyo, Selasa lalu.
Ia menjelaskan, fasilitas sementara itu nantinya mampu menampung sekitar 24 hingga 25 ribu jamaah. Cukup besar. Namun begitu, itu bukan satu-satunya yang didapat. Pemerintah juga mengamankan sepetak lahan kosong untuk pembangunan permanen.
Yang menarik, menurut Prasetyo, pihak Arab Saudi memberikan keistimewaan. Indonesia diberi hak untuk memilih lokasi yang diinginkan. Dan pilihannya sudah jatuh.
Artikel Terkait
Komedi Mens Rea Pandji Pragiwaksono Berujung Laporan Pencemaran Nama Baik dan Penistaan Agama
Bauran Energi Hijau Indonesia Sentuh 15,75 Persen di 2025
Defisit APBN 2025 Sengaja Dibesarkan, Purbaya: Biar Ekonomi Tak Morat-Marit
Mendagri Izinkan Warga Gunakan Kayu Banjir untuk Bangun Rumah, Asal Tak Dijual