Polisi Amankan 11 Anggota Komunitas Motor Diduga Rusak Portal JLNT Casablanca untuk Konten

- Selasa, 24 Februari 2026 | 15:05 WIB
Polisi Amankan 11 Anggota Komunitas Motor Diduga Rusak Portal JLNT Casablanca untuk Konten

Portal JLNT Casablanca di Jakarta Selatan jadi sasaran rusuh. Belum lama ini, sekelompok pemotor diduga merusak fasilitas itu dan aksi mereka ternyata direkam untuk konten. Polisi pun bergerak cepat. Hingga kini, Ditlantas Polda Metro Jaya sudah mengamankan sebelas orang dari komunitas yang menyebut diri Youth Night Style.

Kasubdit Gakkum Ditlantas, AKBP Ojo Ruslani, menjelaskan bahwa yang diamankan itu bisa kena pasal berlapis. “Kita bisa kenakan pasal pelanggaran mulai knalpot bronx, kemudian marka, kemudian tidak memiliki SIM,” ujarnya pada Selasa (24/2/2026).

Tak cuma itu. Dia menambahkan, banyak juga yang tidak menggunakan pelat nomor sesuai peruntukannya.

Lantas, apa motif di balik aksi perusakan portal itu? Jawabannya sederhana, tapi cukup mencengangkan: konten.

“(Motifnya) bikin konten,” kata Ojo singkat.

Menurut penjelasannya, kelompok ini lebih tepat disebut komunitas ketimbang geng. Mereka sering nongkrong bersama dan gemar membuat konten di media sosial. “Komunitas yang suka konten, hobi nongkrong-nongkrong, bukan geng. Youth Night Style namanya,” jelas Ojo.

Dari pantauan video yang beredar, polisi memperkirakan ada sekitar dua puluh motor yang terlibat. Saat ini, proses pengumpulan kendaraan terkait masih terus dilakukan.

“Dari video itu kan kita akan tahu berapa puluh motor, antara 20 motorlah,” terangnya.

Kesebelas orang yang sudah diamankan itu ditangkap di beberapa lokasi berbeda. Jangkauannya cukup luas: dari Jatinegara di Jakarta Timur, Petamburan di Jakarta Pusat, sampai ke Jagakarsa.

“Sama orangnya 11 orang kita amankan dari Jagakarsa, Petamburan, ada dari Jatinegara, macam-macam,” pungkas Ojo dalam keterangan pada Senin (23/2).

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar