Seorang terapis spa di Surabaya, Nur Hasannah Prasetya, harus berhadapan dengan meja hijau setelah didakwa menggelapkan uang milik pelanggannya, Tonny Soegiono, yang mencapai Rp 1,2 miliar. Uang hasil kejahatan tersebut tidak disimpan atau diinvestasikan, melainkan dihabiskan untuk bermalam di hotel berbintang lima.
Jaksa penuntut umum, Hasanudin Tandilolo, mengungkapkan bahwa seluruh dana tersebut telah ludes digunakan terdakwa untuk menginap di Hotel Shangrila sebanyak lima kali. “Uang sebesar Rp 1,2 miliar telah habis terdakwa gunakan untuk menginap di Hotel Shangrila lima kali,” ujarnya dalam persidangan, Kamis (28/5/2026).
Menurut keterangan jaksa, Nur tercatat menyewa kamar hotel pada 20 Agustus 2024 untuk satu kamar deluxe. Selanjutnya, pada 30 Agustus 2024 ia memesan satu kamar eksekutif, dan kembali memesan kamar yang sama pada 5 September 2024. Total, terapis tersebut telah lima kali menginap di hotel mewah itu dalam waktu kurang dari sebulan.
Berdasarkan informasi tarif terkini, harga kamar kelas deluxe di hotel tersebut rata-rata mencapai Rp 1,1 juta per malam, sementara kamar eksekutif dibanderol sekitar Rp 1,3 juta per malam. Pengeluaran untuk akomodasi mewah ini menjadi salah satu bukti pemborosan uang hasil kejahatan.
Kehidupan Nur berubah drastis setelah ia berhasil menguras tabungan korbannya. Selain untuk kepentingan pribadi, uang curian itu juga dibagikan kepada rekannya yang bernama Putriana Kusuma Wardany. Nur tercatat telah melakukan transfer ke rekening Putriana sebanyak 13 kali dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp 10 juta hingga yang tertinggi mencapai Rp 74 juta. Putriana sendiri kini telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).
Sementara itu, aksi pencurian ini baru terungkap pada 25 September 2024. Saat itu, Tonny secara tidak sengaja mencetak mutasi rekening di sebuah bank swasta cabang Rungkut Industri. Dari mutasi tersebut, ia menyadari bahwa tabungannya telah dikuras melalui 32 kali transfer ke rekening atas nama Nur Hasannah Prasetya. Penemuan itulah yang kemudian menjadi awal pengungkapan kasus ini.
Artikel Terkait
Menhan Sjafrie Salat Iduladha Bersama Prajurit TNI dan Warga Papua di Manokwari
Warga Bekasi Manfaatkan Libur Idul Adha untuk Piknik Keluarga di Monas dengan Bekal Olahan Daging Kurban
Hary Tanoe dan Angela Pimpin Langsung Pembagian Kurban Perindo di Paseban
Pertamina Salurkan 4.400 Hewan Kurban ke Masyarakat Sekitar Wilayah Operasi