"Ya melihat apa yang darurat mulai pemulihan infrastruktur, pendidikan, pemerintahan, pembangunan jalan, kemudian masalah perumahan, kemudian masalah fasilitas kesehatan, pelayanan publik, ya semua," sambung dia merinci.
Namun begitu, cakupan wilayah kerjanya dibatasi. Tito menegaskan satgasnya hanya akan beroperasi di tiga provinsi: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Daerah lain di luar itu, penanganannya masih tetap di bawah kendali BNPB.
"Ini bencana Sumatera. 3 provinsi 52 kabupaten kota. (Daerah lain) masih BNPB," tuturnya singkat.
Jadi, langkah awal sudah dimulai. Tinggal menunggu hasil rapat besok untuk melihat peta jalan yang lebih jelas.
Artikel Terkait
Bank Mandiri Catat Kredit Tumbuh 15,62% dan Laba Naik 16% di Awal 2026
Kecelakaan Truk Wingbox di Gatot Subroto Sebabkan Macet Parah
LPS Mulai Bayar Klaim Nasabah BPR Prima Master Bank yang Dicabut Izinnya
Penggeledahan Rumah Pangeran Andrew di Berkshire Resmi Berakhir