"Ya melihat apa yang darurat mulai pemulihan infrastruktur, pendidikan, pemerintahan, pembangunan jalan, kemudian masalah perumahan, kemudian masalah fasilitas kesehatan, pelayanan publik, ya semua," sambung dia merinci.
Namun begitu, cakupan wilayah kerjanya dibatasi. Tito menegaskan satgasnya hanya akan beroperasi di tiga provinsi: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Daerah lain di luar itu, penanganannya masih tetap di bawah kendali BNPB.
"Ini bencana Sumatera. 3 provinsi 52 kabupaten kota. (Daerah lain) masih BNPB," tuturnya singkat.
Jadi, langkah awal sudah dimulai. Tinggal menunggu hasil rapat besok untuk melihat peta jalan yang lebih jelas.
Artikel Terkait
Bernardo Tavares Kagumi Atmosfer Harmonis Suporter Meski Persebaya Dibantai Persija
Pemerintah Siapkan Layanan Haji Inklusif untuk Lansia dan Disabilitas pada 2026
PSSI Godok Format Baru Piala Presiden 2026, Libatkan Seluruh Pemerintah Daerah
Geopolitik Global Paksa New Found Glory dan The Story So Far Batal Tampil di Hammersonic 2026