Mangkunegaran: Di Balik Kemegahan, Ada Rasa Pulang ke Rumah

- Selasa, 06 Januari 2026 | 08:00 WIB
Mangkunegaran: Di Balik Kemegahan, Ada Rasa Pulang ke Rumah

Mangkunegaran: Lebih dari Sekadar Istana

Di tengah hiruk-pikuk Solo, ada sebuah dunia yang berdetak dengan irama berbeda. Pura Mangkunegaran. Bagi banyak orang, ia adalah simbol kebudayaan Jawa yang megah. Tapi sebenarnya, ia lebih dari itu. Ini adalah rumah. Kediaman bagi adipati dan seluruh keluarga besar trah Mangkunegaran, tempat di mana warisan leluhur bukan cuma dipajang, tapi benar-benar dihidupi.

Dari Pekarangan yang luas hingga Pendhapa Ageng yang anggun, setiap sudut di balik tembok panjang itu bercerita. Mereka menjadi saksi bisu sekaligus pelindung, tentang bagaimana keelokan budaya bisa menyatu dalam keseharian. Ya, di balik kemegahan arsitektur dan nilai sejarah yang tinggi, tempat ini punya denyut nadi. Ada kehangatan keluarga, tawa, dan juga kesedihan. Sebuah tempat di mana kepribadian dibentuk dan jiwa-jiwa menemukan keteduhan. Semuanya hidup berdampingan: budaya yang agung dan manusia-manusia biasa yang menjaganya.

Nuansa itu ternyata bisa dirasakan oleh siapa saja yang datang. Seperti yang diungkapkan Krisnawan, seorang pengunjung.


Halaman:

Komentar