Rasa "seperti pulang" itu rupanya bukan kebetulan. Pura Mangkunegaran memang sangat memperhatikan hal-hal kecil. Segelas minuman penyambut sebelum mulai berkeliling, misalnya. Lalu, ada para pramuwisata yang cerianya tidak dibuat-buat. Mereka bercakap dengan santai, membuat perjalanan menyusuri kompleks istana terasa seperti obrolan dengan kenalan lama. Yang menarik, para Sentana Dalem atau keluarga trah Mangkunegaran sendiri sering terlihat di area umum. Mereka melebur, menyapa, tanpa sekat yang kaku.
Elisa, salah seorang pramuwisata di sana, punya penjelasan untuk fenomena ini.
Jadi, apa rahasianya? Mungkin sederhana. Perlakuan baik dari setiap orang di dalamnya, dipadu dengan nilai budaya yang terawat elok, menciptakan sebuah magnet tak kasat mata. Sentana Dalem yang turun langsung menyapa, membuat siapapun yang berkunjung merasa dekat. Bukan sebagai turis asing, tapi tamu yang dihormati. Dan pada akhirnya, rasa itulah yang membuat orang ingin kembali. Lagi, dan lagi.
Artikel Terkait
Target 82,9 Juta Penerima: Program Makan Bergizi Gratis Pacu Kualitas Jelang 2026
Rizki Juniansyah Naik Jadi Kapten, 52 Medali SEA Games TNI Dibayar Kenaikan Pangkat
Pohon-Pohon Bercerita: Video Mapping Meriahkan Malam di Sesar Lembang
MNC Life dan BPD DIY Kolaborasi, Asuransi Jiwa Kredit untuk Pinjaman Personal