Dari sisi dapur pacu, Veloz Hybrid memakai jantung yang tak asing: mesin 2NR-VEX 1.500 cc siklus Atkinson. Mesin ini menghasilkan 89,7 dk dan torsi 121 Nm. Namun, keistimewaannya ada pada motor listrik pendamping yang mampu menyemburkan tenaga 78,9 dk dengan torsi 141 Nm.
Kombinasi keduanya menciptakan karakter berkendara yang berbeda. Lebih halus dan responsif saat diakselerasi, tapi tetap irit. Yang menarik, semua kelebihan ini diracik untuk memenuhi kebutuhan mobil keluarga Low MPV berkapasitas tujuh penumpang.
Secara desain, Veloz Hybrid tipe V tetap mempertahankan kegagahan varian biasa. Tampilannya agresif, dilengkapi dengan "headlamp" LED, DRL yang modern, serta pelek 17 inci. Sentuhan "crossover"-nya yang khas itu masih melekat kuat, membedakannya dari MPV kebanyakan.
Atas sambutan hangat ini, pihak Toyota pun menyampaikan apresiasi. "Kami mengucapkan terima kasih atas respons positif masyarakat terhadap "new" Veloz Hybrid EV, termasuk sejak dibukanya periode "pre-booking" pada akhir November 2025 lalu," tutup Ernando.
Jadi, dengan angka "prebook" yang tinggi itu, sepertinya Veloz Hybrid siap menjadi pemain serius di segmen kendaraan ramah lingkungan untuk keluarga Indonesia.
Artikel Terkait
Trump Tawarkan Rp1,68 Miliar per Warga untuk Beli Greenland, Ditolak Tegas
Gus Yaqut Ditahan KPK, Kooperatif Hadapi Kasus Kuota Haji
Gunungan Sampah Bantargebang Bakal Disulap Jadi Harta Karun Energi
Nomade Coffee Truck Hijrah ke Pejaten Usai Kalah Saing di Thamrin