"China menyatakan keprihatinan yang mendalam atas tindakan AS yang secara paksa menangkap Maduro dan istrinya dan membawa mereka keluar negeri," begitu pernyataan resmi mereka.
"Langkah AS tersebut jelas melanggar hukum internasional, norma-norma dasar dalam hubungan internasional, dan tujuan serta prinsip-prinsip Piagam PBB."
Intinya, China mendesak Washington untuk segera bertindak. Mereka menuntut jaminan keselamatan bagi Maduro dan pembebasannya tanpa syarat. Selain itu, Beijing meminta AS menghentikan segala upaya untuk menggulingkan pemerintah yang sah di Venezuela. Menurut mereka, jalan satu-satunya adalah kembali ke meja perundingan. Dialog, bukan intervensi militer, yang harus jadi solusi.
Situasinya sekarang sangat tegang. Dunia menunggu reaksi AS berikutnya, sementara nasib Maduro masih digantung di pengadilan negeri asing.
Artikel Terkait
Benteng Pendem Ambarawa: Kisah yang Kini Bisa Disambung Kembali
Setelah 29 Tahun, Kisah Cinta Ridwan Kamil dan Atalia Berakhir di Pengadilan Agama
Sekutu Trump Ancam Bunuh Khamenei di Tengah Gelombang Demo Iran
Suzuki Pastikan Suku Cadang Baleno Tetap Tersedia Meski Sudah Pensiun