Berstatus tuan rumah, peluang sebenarnya terbuka lebar. Tapi performa mereka jauh dari kata meyakinkan. Laga pembuka berakhir dengan hasil mengecewakan: 0-0 melawan Laos. Kemenangan telak 5-0 atas Makau sempat memberi harapan, namun semuanya buyar di laga penentu.
Di partai pamungkas, Indonesia tumbang 0-1 dari Korea Selatan. Kekalahan itu memaksa mereka puas sebagai runner-up grup. Posisi ke-10 di klasemen runner-up terbaik akhirnya memastikan mimpi ke Arab Saudi pupus. Padahal, di Piala Asia 2024 dulu, mereka justru berhasil mengalahkan tim yang sama, Korea Selatan, di babak perempatfinal. Ironis sekali.
Akibatnya, tahun 2026 ini akan menjadi tahun yang sepi bagi tim U-23. Tidak ada agenda turnamen besar. Mereka baru akan kembali beraksi di kualifikasi Piala Asia U-23 2028, yang digelar tahun depan. Pertanyaan besarnya kini, sanggupkah John Herdman membangkitkan kembali semangat tim ini dan mengantarkan mereka lolos pada kesempatan berikutnya? Waktu yang akan menjawab.
Artikel Terkait
Pemilik Kendaraan di Jakarta Bisa Ajukan Potongan Pajak Hingga 50 Persen
Waspada, Jabodetabek Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang
Kementerian HAM Buka 500 Formasi PPPK, Pendaftaran Dimulai Awal Januari
Kemacetan dan Infrastruktur yang Tersendat Ancam Pesona Bali di Mata Wisatawan