Dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Senin lalu, perkembangan terbaru soal korban tabrakan mobil pengantar Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya diungkap. Dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, rapat itu mendengar penjelasan dari Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana.
Dadan menyampaikan kabar yang cukup melegakan. Dari total korban awal, kini hanya tersisa lima orang yang masih harus menjalani perawatan di rumah sakit. Angka ini jelas menurun drastis.
"Hari ini tersisa 4 yang dirawat di RS Koja dan 1 yang dirawat di Cilincing karena keadaan baik," kata Dadan.
Ia melanjutkan dengan rincian yang lebih spesifik tentang satu kasus yang cukup serius.
"Satu di PICU karena mengalami fraktur di wajah tapi sudah dioperasi selama 5 jam dua hari yang lalu, sekarang masih proses pemulihan."
Mengenai kondisi korban dengan patah tulang wajah itu, Dadan memastikan penanganan yang komprehensif. Tim dokter yang menanganinya pun terdiri dari berbagai spesialisasi penting.
"Dan ditangani oleh 3 orang dokter spesialis dari dokter spesialis anak, bedah saraf, dan termasuk juga bedah plastik," ujarnya.
Kalau kita lihat ke belakang, situasi di hari kejadian sungguh berbeda. Insiden di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara itu sempat membuat panik. Korban berjatuhan.
"Ada 22 korban yang alami cedera di hari yang sama," jelas Dadan.
Namun begitu, setelah enam jam observasi, sebagian besar korban mulai menunjukkan perkembangan positif. Sebanyak sepuluh siswa bahkan sudah bisa dipulangkan pada hari itu juga. Sementara itu, delapan siswa dan seorang guru sempat dirawat di RS Koja, ditambah tiga siswa lainnya di RS Cilincing. Kini, seperti disampaikan Dadan, tinggal lima yang tersisa.
Artikel Terkait
Bareskrim Limpahkan Kasus Ade Armando, Grace Natalie, dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Kebakaran Landa Warteg di Bekasi Utara, Damkar Kerahkan 25 Personel
MKH Pecat Hakim Yustisial PN Jaksel SW Terbukti Terima Suap Rp2 Miliar
Tiga Calon Pengelola Koperasi Nelayan Meninggal saat Latihan Militer, Kemhan Evaluasi Sistem Pendidikan