JAKARTA – Ide itu muncul begitu saja dalam sebuah pembicaraan. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian baru saja memaparkan rencana pengiriman lebih dari seribu praja IPDN ke Aceh Tamiang, wilayah yang terdampak bencana. Mendengar hal itu, Presiden Prabowo Subianto langsung melontarkan sebuah gagasan.
“Beliau sempat menyampaikan, melontarkan ide bahwa ‘bagus juga ya kalau seandainya semua sekolah kedinasan sampai saya akan kirim ke sana’ kata beliau begitu,”
Demikian penuturan Tito saat melepas 1.138 praja IPDN di Tangerang, Sabtu (3/1/2026). Menurutnya, Presiden punya pandangan yang cukup strategis. Keterlibatan siswa sekolah kedinasan dinilai bukan sekadar bantuan tenaga, tapi lebih dari itu.
Para taruna dan praja ini punya keahlian spesifik. Dan keahlian itu bisa langsung dipraktikkan di lapangan, membantu pemulihan daerah yang porak-poranda. Di sisi lain, mereka juga mendapat pengalaman nyata yang tak ternilai harganya. Sebuah situasi yang saling menguntungkan.
“Saya sampaikan ini win-win,” ujar Tito.
Artikel Terkait
BWS Genjot Tabungan Premium, Sasar Nasabah yang Tak Cuma Cari Bunga
Nvidia CEO Jensen Huang: Robot AI Adalah Imigran yang Akan Ciptakan Lapangan Kerja Baru
Anrez Adelio Terancam 12 Tahun Penjara Usai Dugaan Paksaan Seksual dan Desak Gugurkan Kandungan
Menteri Amran Ungkap Tekanan hingga Sakit-sakitan di Balik Target Swasembada Pangan