Operasi yang diklaim Trump ini rupanya didahului oleh aksi militer yang signifikan. Menjelang subuh waktu setempat, serangan udara dilancarkan ke ibu kota Caracas dan beberapa wilayah Venezuela lainnya. Pemerintah Venezuela sendiri melaporkan bahwa sasaran serangan mencakup infrastruktur sipil dan militer di Caracas, serta negara bagian Miranda, Aragua, dan La Guaira.
Di sisi lain, tekanan terhadap Venezuela bukanlah hal baru. Armada laut AS disebut-sebut telah mengepung negara itu sejak akhir tahun lalu. Alasan resminya, untuk memberantas penyelundupan narkoba dan minyak yang terkena sanksi internasional. Tapi banyak yang melihat ini sebagai bagian dari tekanan politik yang berlarut-larut.
Trump bahkan pernah mengancam akan melancarkan invasi darat. Dia juga tak henti-hentinya mendesak Maduro untuk segera meletakkan jabatannya. Kini, dengan klaim penangkapan yang dramatis ini, ketegangan di kawasan Amerika Latin dipastikan akan memanas. Kita tunggu saja konferensi persnya nanti.
Artikel Terkait
Manajemen JKT48 Beri Ultimatum Tegas untuk Pengganda Konten AI Ilegal
Sony Honda Mobility Tantang Tren, Luncurkan Prototipe EV di Tengah Ketidakpastian Pasar
Prabowo Tantang Para Pengkritik: Lihatlah Antusiasme Anak-Anak Menanti Makan Bergizi
Pasukan Yaman Kuasai Kembali Dua Provinsi Strategis di Perbatasan Saudi