"Ke depan dilakukan monitoring guna menjaga keberlanjutan kegiatan usahanya," lanjutnya.
Kerugiannya memang fantastis. Di Sumatera Utara saja, angka kerugian yang tercatat membengkak hingga Rp37,72 miliar. Belum lagi kerugian yang dialami sembilan koperasi mitra Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) di Aceh dan Sumut, yang mencapai Rp20,66 miliar. Angka-angka itu menggambarkan betapa berat pukulan yang diterima.
Namun begitu, Ferry memastikan bahwa upaya pemantauan secara menyeluruh akan terus dilakukan. Kolaborasi antara Kemenkop dan LPDB diharapkan bisa benar-benar meringankan beban koperasi-koperasi yang sedang berjuang bangkit ini. Langkah restrukturisasi ini diharapkan menjadi napas segar bagi kelangsungan usaha mereka.
(Nur Ichsan Yuniarto)
Artikel Terkait
Ragam Jenis Kurma untuk Berbuka Puasa, dari Ajwa hingga Safawi
Pertamina Geothermal Energy Targetkan Pasang Teknologi Flow2Max® di Filipina pada 2026
Pemerintah Bentuk Tim Khusus Percepat Proyek LNG Raksasa Masela
Menteri AHY Peringatkan Krisis Air Makin Nyata, 43,5% Wilayah Defisit