"Ke depan dilakukan monitoring guna menjaga keberlanjutan kegiatan usahanya," lanjutnya.
Kerugiannya memang fantastis. Di Sumatera Utara saja, angka kerugian yang tercatat membengkak hingga Rp37,72 miliar. Belum lagi kerugian yang dialami sembilan koperasi mitra Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) di Aceh dan Sumut, yang mencapai Rp20,66 miliar. Angka-angka itu menggambarkan betapa berat pukulan yang diterima.
Namun begitu, Ferry memastikan bahwa upaya pemantauan secara menyeluruh akan terus dilakukan. Kolaborasi antara Kemenkop dan LPDB diharapkan bisa benar-benar meringankan beban koperasi-koperasi yang sedang berjuang bangkit ini. Langkah restrukturisasi ini diharapkan menjadi napas segar bagi kelangsungan usaha mereka.
(Nur Ichsan Yuniarto)
Artikel Terkait
CEO Danantara Tinjau Teknologi Mobil Otonom di Fasilitas EVE Energy China
BPOM Perluas Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Berisiko Tangani KLB
Gubernur DKI Sarankan Bungkus Daun Pisang di Tengah Lonjakan Harga Plastik
Perundingan AS-Iran di Islamabad Berakhir Deadlock, Isu Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Ganjalan