Di sisi lain, upaya pemulihan juga berjalan di sistem penyediaan air. SPAM Karang Baru yang berkapasitas 100 liter per detik sedang dipulihkan untuk menyuplai kebutuhan rumah sakit. Kerja yang dilakukan termasuk pembersihan sedimen, persiapan fabrikasi IPA Baja baru, serta perawatan IPA Beton yang sudah ada agar setidaknya bisa berfungsi darurat dulu.
“Air bersih harus segera tersuplai ke rumah sakit. Kita akan mempercepat penyambungan pipa dari IPA Karang Baru ke rumah sakit ini agar air dapat memenuhi kebutuhan dari setiap ruangan-ruangan yang sudah beroperasi,” tekan Menteri Dody.
Saat ini, pipa dari SPAM mulai disambungkan. Perbaikan jaringan internal rumah sakit yang tersumbat lumpur juga dikerjakan paralel.
Menurut sejumlah saksi, kondisi awal rumah sakit ini memang memprihatinkan. Halaman dan semua ruangan tanpa terkecuali tertimbun lumpu, saluran drainase pun tersumbat. Direktur RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang, Andika Putera, menyampaikan apresiasinya atas gerak cepat tim PU.
“Alhamdulillah, kita dapat dibantu oleh Kementerian PU untuk membersihkan seluruh area rumah sakit dan mendapati perbedaan yang signifikan. Diharapkan sekitar seminggu ke depan dapat clear (beres) semua," harap Andika.
Harapannya jelas: agar layanan kesehatan untuk warga Aceh Tamiang bisa sepenuhnya pulih dalam waktu dekat.
Artikel Terkait
Manufaktur Indonesia Tembus Lima Bulan Ekspansi Beruntun
Prabowo Pilih Turun ke Aceh, Absen Lagi di Pembukaan BEI
Veloz Hybrid Lintas Nusa: Uji Nyata di Medan Ekstrem Jawa hingga Temui Komunitas Lokal
Herdman Buka Pintu, Tiga Naturalisasi Era Shin Tae-yong Siap Dihidupkan Kembali