RSUD Tamiang di Aceh Tamiang perlahan mulai berfungsi lagi. Pasca bencana yang melanda, suasana di sana kini ramai dengan aktivitas pembersihan. Kementerian PU, seperti dilaporkan, masih terus bekerja keras menangani kerusakan yang ada.
Fokus utama mereka saat ini ada dua. Pertama, membersihkan ruang layanan utama dari tumpukan lumpur yang mengendap. Kedua, dan ini tak kalah penting, memulihkan pasokan air bersih dari SPAM IKK Karang Baru agar rumah sakit bisa benar-benar beroperasi.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemulihan infrastruktur dasar di fasilitas publik seperti ini adalah prioritas.
“Amanah Presiden, dalam kondisi tanggap darurat ini seluruh rumah sakit dan puskesmas dapat difungsikan secara maksimal seiring berjalannya waktu," ujarnya, Jumat lalu.
Pernyataan itu sekaligus menegaskan instruksi dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan layanan kesehatan masyarakat tetap jalan di masa-masa sulit ini.
Untuk menangani area seluas lebih dari 41 ribu meter persegi itu, Kementerian PU tak main-main. Mereka mengerahkan 137 pekerja. Dua unit ekskavator dan sembilan dump truck dikerahkan untuk mengangkut material sisa banjir. Namun begitu, tak semua area bisa dijangkau alat berat.
Makanya, tim di lapangan juga dilengkapi peralatan manual: puluhan cangkul, angkong, dan sekop untuk menjangkau sudut-sudut yang sulit.
Artikel Terkait
Manufaktur Indonesia Tembus Lima Bulan Ekspansi Beruntun
Prabowo Pilih Turun ke Aceh, Absen Lagi di Pembukaan BEI
Veloz Hybrid Lintas Nusa: Uji Nyata di Medan Ekstrem Jawa hingga Temui Komunitas Lokal
Herdman Buka Pintu, Tiga Naturalisasi Era Shin Tae-yong Siap Dihidupkan Kembali