Gerbang tol utama di sekitar Jakarta tampak ramai sekali dalam beberapa hari terakhir. Tercatat, lebih dari 311 ribu kendaraan memadati jalan-jalan menuju pintu keluar Jabotabek menyambut libur Tahun Baru 2026. Angka ini didapat dari pantauan di empat titik krusial: Gerbang Tol (GT) Cikupa ke arah Merak, GT Ciawi menuju Puncak, lalu GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama yang masing-masing mengarah ke Trans Jawa dan Bandung.
Rivan A. Purwantono, Direktur Utama Jasa Marga, memberikan rincian waktunya. "Volume arus lalu lintas meninggalkan Jabotabek pada H-2 sampai dengan H-1 Libur Tahun Baru 2026 atau pada Selasa, 30 Desember 2025 pukul 06.00 WIB sampai dengan Kamis, 1 Januari 2026 pukul 06.00 WIB, mencapai sebanyak 311.545 kendaraan," jelasnya dalam keterangan tertulis Kamis (1/1) pagi.
Kalau dibandingin dengan kondisi normal yang cuma sekitar 273.741 kendaraan, angka itu berarti ada kenaikan signifikan, tepatnya 13,81 persen. Yang menarik, hampir setengah dari arus itu sekitar 141.980 kendaraan atau 45,6 persen memilih untuk pergi ke arah Timur, menuju kawasan Trans Jawa dan Bandung.
Nah, sisanya terbagi. Sebanyak 90.903 kendaraan (29,2 persen) meluncur ke Barat atau arah Merak. Sementara itu, arus menuju Selatan atau Puncak diisi oleh 78.662 kendaraan, setara dengan 25,2 persen dari total.
Di sisi lain, arus baliknya juga sudah mulai terasa. Dalam periode yang sama, dari Rabu pagi sampai Kamis pagi, kendaraan yang kembali ke Jabotabek lewat empat GT utama itu mencapai 150.067 unit. Jumlah ini naik 7,45 persen dari lalu lintas normal yang biasanya sekitar 139.668 kendaraan.
Untuk gambaran yang lebih jelas, berikut rincian distribusi kendaraan yang keluar Jabotabek per Kamis (1/1) pagi tadi.
Arah Timur (Trans Jawa & Bandung)
Lewat GT Cikampek Utama, ada 69.180 kendaraan yang menuju Trans Jawa. Angka ini melonjak 28,56 persen dari kondisi biasa.
Artikel Terkait
Kemenperin Genjot Kawasan Industri Tematik, Bidik Status Proyek Strategis Nasional
Prancis Siap Cabut Akses Medsos untuk Remaja di Bawah 15 Tahun pada 2026
Nyaris Tertinggal Kereta, Sebuah Drama Pagi di Solo yang Berakhir Damai di Bandung
China Pasang Tarif 55% untuk Impor Daging Sapi, Lindungi Peternak Lokal