Harga BBM nonsubsidi Pertamina resmi turun. Perubahan ini mulai berlaku sejak tengah malam tadi, tepatnya pukul 00.00 WIB pada Kamis, 1 Januari 2026. Jadi, bagi yang baru isi bensin hari ini, sudah bisa merasakan harganya yang lebih ringan.
Penurunan harga ini bukan tanpa dasar. Pertamina mengacu pada aturan main yang sudah ditetapkan pemerintah, yaitu Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Aturan itulah yang jadi pedoman untuk menyesuaikan harga jual eceran di SPBU.
Lalu, produk mana saja yang harganya dipotong? Beberapa varian andalan masuk dalam daftar. Di antaranya Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex. Semuanya mengalami koreksi ke bawah.
Untuk wilayah dengan PBBKB 5 persen seperti Jakarta dan sekitarnya Pertamax sekarang dijual Rp12.350 per liter. Angka ini turun Rp400 dari harga sebelumnya yang Rp12.750.
Varian performa tinggi, Pertamax Turbo, ikut melunak. Harganya turun Rp350 menjadi Rp13.400 per liter. Sementara Pertamax Green 95, yang ramah lingkungan, sekarang dibanderol Rp13.150 per liter, turun dari Rp13.500.
Di sisi lain, produk diesel nonsubsidi juga ikut turun. Dexlite mengalami penurunan cukup signifikan, dari Rp14.700 ke Rp13.500 per liter. Sedangkan Pertamina Dex turun Rp1.400, kini dijual Rp13.600 per liter.
Namun begitu, kabar baik ini tidak berlaku untuk BBM subsidi. Harga Pertalite dan Bio Solar tetap tidak berubah. Pertalite bertahan di Rp10.000 per liter, sementara Bio Solar masih Rp6.800 per liter. Jadi, tidak ada perubahan untuk dua jenis ini.
Secara keseluruhan, berikut daftar harga terbaru Pertamina di Jakarta dan sekitarnya per 1 Januari 2026:
- Bio Solar: Rp6.800 per liter
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Pertamax: Rp12.350 per liter
- Pertamax Turbo: Rp13.400 per liter
- Pertamax Green 95: Rp13.150 per liter
- Dexlite: Rp13.500 per liter
- Pertamina Dex: Rp13.600 per liter
Artikel Terkait
Tiket Mudik Lebaran 2026 Ludes 1,62 Juta, Okupansi Kereta Capai 42%
Indonesia dan Negara Arab Kecam Keras Pernyataan Dubes AS soal Hak Israel Kuasai Timur Tengah
HIMKI Dorong Pemerintah Perjuangkan Tarif Nol Persen untuk Ekspor Mebel ke AS
KPAI Desak Perlindungan Keluarga Korban Dugaan Penganiayaan oleh Brimob di Maluku