Tol Nusantara Ramai Luar Biasa, Arus Kendaraan Melonjak Hingga 68 Persen

- Senin, 29 Desember 2025 | 22:45 WIB
Tol Nusantara Ramai Luar Biasa, Arus Kendaraan Melonjak Hingga 68 Persen

Libur Natal dan Tahun Baru selalu jadi momen tersibuk di jalan tol. Kali ini, Jasa Marga lewat divisi Regional Nusantara (JNT) mencatat lonjakan arus kendaraan yang cukup signifikan. Peningkatannya terjadi di empat ruas tol mereka, berlangsung sejak seminggu sebelum Natal hingga tiga hari setelah tahun baru, atau tepatnya dari 18 sampai 28 Desember 2025.

Secara total, volume lalu lintas yang terpantau mencapai 2.228.658 kendaraan. Angka itu naik sekitar 7,73 persen jika dibandingkan dengan kondisi arus normal yang biasanya hanya sekitar 2 juta kendaraan lebih.

Hal ini diungkapkan oleh Senior General Manager Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, Tyas Pramoda Wardhani, pada Senin (29/12/2025).

“Kenaikan ini konsisten terjadi selama sebelas hari berturut-turut,” ujarnya.

Menurut Tyas, ada empat ruas yang paling ramai. Yakni Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT), Balikpapan-Samarinda (Balsam), Manado-Bitung (Mabit), dan segmen Kartasura-Prambanan di ruas Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo.

Mari kita lihat satu per satu. Di ruas MKTT, tercatat 185.085 kendaraan melintas. Itu artinya naik 11,5% dari kondisi biasa. Yang menarik, gerbang tol (GT) Kualanamu jadi titik perhatian.

“Data kami menunjukkan, hampir 61 ribu kendaraan masuk dari GT Kualanamu yang berasal dari arah bandara. Jumlah itu melonjak 23,49 persen,” jelas Tyas.

Tak hanya yang datang, arus menuju bandara juga meningkat. Sekitar 65.446 kendaraan tercatat menuju Bandara Kualanamu lewat gerbang yang sama, naik 17,23 persen.

Di sisi lain, kenaikan yang paling tajam justru terjadi di luar Jawa. Ruas Tol Balsam di Kalimantan, misalnya, mengalami peningkatan fantastis sebesar 50 persen. Total kendaraan yang lewat mencapai 185.469, jauh dari angka normal 123.651.

Sementara di Sulawesi, ruas Mabit juga ramai. Volume lalu lintasnya naik 28,5 persen menjadi 91.744 kendaraan.

Tapi mungkin yang paling luar biasa adalah segmen Kartasura-Prambanan. Ruas yang menghubungkan Solo dan Yogyakarta ini seperti magnet selama liburan. Total kendaraan yang melintas mencapai 257.911, melonjak 68,3 persen dari hari-hari biasa.

GT Prambanan pun jadi saksi bisu kemacetan parah. Hampir 150 ribu kendaraan tercatat menuju Yogyakarta lewat gerbang ini, angka yang nyaris dua kali lipat dari normal. Sebaliknya, arus keluar Yogyakarta juga tak kalah padat.

“Ada 143.202 kendaraan yang meninggalkan Yogyakarta via GT Prambanan. Itu meningkat 76,95 persen,” tambah Tyas.

Jadi, begitulah gambaran kesibukan tol saat libur panjang. Arus mudik dan pariwisata rupanya masih jadi tren utama, dengan Yogyakarta dan bandara-bandara besar menjadi tujuan favorit.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar