Motor Trail Jadi Urat Nadi Bantuan di Medan Terisolir Aceh

- Kamis, 25 Desember 2025 | 23:25 WIB
Motor Trail Jadi Urat Nadi Bantuan di Medan Terisolir Aceh

BANDA ACEH - Upaya penyaluran bantuan untuk korban bencana di Sumatra masih terus digenjot. Fokusnya kini pada daerah-daerah yang paling sulit dijangkau, seperti Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Hingga Kamis kemarin, petugas gabungan dari berbagai elemen masih berjuang menembus wilayah-wilayah terisolasi itu. Yang menarik, kendaraan andalan mereka bukan truk besar, melainkan sepeda motor trail.

Menteri Koordinator PMK, Pratikno, mengakui tantangan di lapangan memang berat. Penyaluran bantuan secara masif lewat darat dan udara terus dilakukan. Namun begitu, kondisi alam yang terjal ditambah infrastruktur yang rusak parah memaksa petugas berpikir kreatif.

“Di beberapa wilayah, seperti Aceh Tengah dan Bener Meriah, para petugas, khususnya Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta relawan, harus menggunakan sepeda motor trail untuk mendistribusikan bahan makanan, BBM, LPG, dan kebutuhan lainnya,”

ujar Pratikno di Banda Aceh, Kamis (25/12/2025).

Solusi pakai motor trail ini bukan tanpa alasan. Jalur sempit, becek berlumpur, dan medan berbukit jelas bukan tempat untuk kendaraan roda empat. Dengan motor trail, distribusi logistik yang vital itu tetap bisa jalan. Meski pelan, yang penting sampai. Akses jalan utama memang belum pulih seratus persen, jadi cara-cara seperti inilah yang diandalkan.

Pratikno juga menegaskan, semua upaya percepatan ini merupakan instruksi langsung dari pucuk pimpinan.

“Arahan Bapak Presiden kepada seluruh jajaran kementerian dan lembaga sangat jelas, yakni terus bekerja tanpa henti dan mengerahkan seluruh sumber daya nasional untuk mempercepat penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga kehidupan masyarakat kembali pulih,”

katanya menambahkan.

Di sisi lain, ada imbauan penting untuk warga. Cuaca sepertinya belum sepenuhnya bersahabat. Menurut Pratikno, masyarakat di tiga provinsi terdampak harus tetap siaga.

“Untuk warga Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, diharapkan tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dinamis. BMKG memperkirakan hujan masih akan turun sepekan ke depan dengan intensitas ringan,”

pungkasnya.

Jadi, sementara petugas berjuang dengan motor trail di medan berat, kewaspadaan dari masyarakat juga jadi kunci. Agar proses pemulihan bisa berjalan dengan lebih aman.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar