Relawan TelkomGroup Bawa 75 Ribu Liter Air Bersih untuk Korban Bencana Aceh

- Senin, 22 Desember 2025 | 17:15 WIB
Relawan TelkomGroup Bawa 75 Ribu Liter Air Bersih untuk Korban Bencana Aceh

Gempa dan banjir bandang yang melanda sebagian Aceh beberapa waktu lalu meninggalkan duka mendalam. Tapi di tengah situasi sulit itu, ada juga cerita tentang tangan-tangan yang terulur. Kali ini, datang dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama seluruh anak perusahaannya di bawah TelkomGroup.

Mereka tak cuma berkomitmen lewat kata-kata. Aksi nyatanya: 118 relawan dari TelkomGroup sudah diterjunkan ke wilayah terdampak, khususnya di Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Tamiang. Ini bagian dari program BUMN Peduli yang berkolaborasi dengan Danantara.

Sebelum berangkat, para relawan mengikuti apel kesiapan di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara. Acara itu dipimpin langsung oleh Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, dengan dihadiri sejumlah pimpinan BUMN lainnya.

Dalam sambutannya, Dony menekankan satu hal: peran vital BUMN untuk selalu hadir di tengah masyarakat, apalagi saat bencana melanda.

"Sebagai bagian dari negara, BUMN punya tanggung jawab untuk selalu hadir bersama masyarakat, terutama di masa-masa sulit seperti ini. Kehadiran kami bukan sekadar simbolik. Ini kerja nyata, untuk membantu memulihkan kondisi dan, yang tak kalah penting, memperkuat harapan mereka," tegas Dony Oskaria.

Pesan serupa disampaikan Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, meski dalam kesempatan terpisah. Baginya, partisipasi ini adalah wujud konkret dari tanggung jawab sosial perusahaan.

"Komitmen TelkomGroup untuk mendukung program Peduli BUMN ini bulat. Kami ingin kehadiran kami benar-benar dirasakan, tidak hanya lewat relawan, tapi juga bantuan yang kami bawa," ujar Dian.

Dian juga menambahkan satu poin krusial: sinergi. Gotong royong antar BUMN, menurutnya, adalah kunci untuk mempercepat pemulihan pascabencana.

Lalu, bantuan apa saja yang dibawa? Tidak tanggung-tanggung. Ada 10 unit tong air bersih dengan total kapasitas 75 ribu liter. Ditambah lagi bantuan pakaian dan perlengkapan bayi yang total beratnya mencapai satu ton. Bayangkan saja.

Untuk mengangkut semua itu, diperlukan 11 armada truk. Sepuluh truk khusus membawa air bersih, dan satu truk lagi untuk logistik lainnya.

Agung Tri Cahyono, General Manager Telkom Wilayah Sumatera Utara, yang turun langsung mengoordinasi, menjelaskan distribusi bantuan ini ditargetkan tepat sasaran.

"Kami fokuskan penyaluran langsung ke lokasi. Ada lima desa di Aceh Timur dan lima desa di Aceh Tamiang yang jadi prioritas. Harapannya, bantuan bisa dimanfaatkan secara optimal oleh warga yang paling membutuhkan," jelas Agung.

Ini bukan kali pertama TelkomGroup turun tangan. Sebelumnya, mereka juga sudah kerap memberikan bantuan serupa di berbagai wilayah Aceh dan Sumatra, baik berupa kebutuhan pokok maupun dukungan konektivitas.

Di sisi lain, upaya pemulihan infrastruktur telekomunikasi terus digenjot. Hingga kini, sekitar 95 persen infrastruktur mereka di wilayah terdampak dilaporkan sudah berangsur pulih. Itu kabar baik untuk mendukung aktivitas komunikasi masyarakat yang perlahan kembali normal.

Kedepannya, TelkomGroup berjanji tak hanya aktif dalam penanganan darurat. Mereka juga ingin ambil bagian dalam pembangunan sosial yang berkelanjutan, membantu masyarakat bangkit dan lebih tangguh menghadapi masa depan.

Komentar