Lalu, bantuan apa saja yang dibawa? Tidak tanggung-tanggung. Ada 10 unit tong air bersih dengan total kapasitas 75 ribu liter. Ditambah lagi bantuan pakaian dan perlengkapan bayi yang total beratnya mencapai satu ton. Bayangkan saja.
Untuk mengangkut semua itu, diperlukan 11 armada truk. Sepuluh truk khusus membawa air bersih, dan satu truk lagi untuk logistik lainnya.
Agung Tri Cahyono, General Manager Telkom Wilayah Sumatera Utara, yang turun langsung mengoordinasi, menjelaskan distribusi bantuan ini ditargetkan tepat sasaran.
Ini bukan kali pertama TelkomGroup turun tangan. Sebelumnya, mereka juga sudah kerap memberikan bantuan serupa di berbagai wilayah Aceh dan Sumatra, baik berupa kebutuhan pokok maupun dukungan konektivitas.
Di sisi lain, upaya pemulihan infrastruktur telekomunikasi terus digenjot. Hingga kini, sekitar 95 persen infrastruktur mereka di wilayah terdampak dilaporkan sudah berangsur pulih. Itu kabar baik untuk mendukung aktivitas komunikasi masyarakat yang perlahan kembali normal.
Kedepannya, TelkomGroup berjanji tak hanya aktif dalam penanganan darurat. Mereka juga ingin ambil bagian dalam pembangunan sosial yang berkelanjutan, membantu masyarakat bangkit dan lebih tangguh menghadapi masa depan.
Artikel Terkait
Produksi Grasberg Block Cave Freeport Diprediksi Normal dalam 2-3 Minggu
Lebaran 2026: 2 Juta Kendaraan Sudah Keluar Jabotabek, Trans Jawa Jadi Primadona
Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Kecuali untuk Kapal Musuh
Sampah dan Hujan Deras Picu Banjir di Tol Jagorawi Saat Arus Mudik