Senin pagi itu, suasana di Terminal Kampung Rambutan sudah jauh dari biasa. Tiga hari jelang Natal 2025, gelombang pemudik mulai membanjiri area terminal di Jakarta Timur ini. Keramaian terpantau sejak pagi, menandai awal dari puncak arus mudik.
Memasuki sekitar pukul sembilan pagi, terminal itu benar-benar penuh sesak. Para calon penumpang terlihat sibuk dengan barang bawaannya ada yang membawa ransel, tas jinjing, hingga koper beroda yang digotong bersama keluarga. Wajah-wajah lelah bercampur harap, menunggu bus yang akan membawa mereka pulang.
Tujuannya beragam, tapi yang paling banyak adalah rute menuju Sumatera dan Jawa. Rata-rata, mereka tidak bepergian sendirian. Seluruh keluarga ikut serta, berangkat bersama untuk merayakan Natal di kampung halaman.
Menyikapi situasi ini, aparat kepolisian sudah disiagakan. Mereka berjaga di titik-titik strategis, memastikan keamanan berlangsung kondusif. Di sisi lain, petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga tak kelihatan santai. Mereka bergantian memeriksa setiap bus yang akan berangkat, sekaligus mengecek kelengkapan awak kendaraan.
Tak cuma soal keamanan, aspek kesehatan penumpang juga jadi perhatian. Sebuah pos kesehatan berdiri di area terminal. Fungsinya jelas: sebagai tempat pemeriksaan pertama jika ada penumpang atau bahkan awak bus yang tiba-tiba merasa kurang sehat sebelum perjalanan.
Laporan dari Dhera Arizona.
Artikel Terkait
Clubhouse Trump International Golf Club Lido Resmikan Fasilitas MICE Terbesar di Bogor
KPAI Desak Percepat Pengesahan RUU Pengasuhan Anak Tangkal Maraknya Child Grooming
Tiket Mudik Lebaran 2026 Ludes 655 Ribu, KAI Siapkan Kereta Tambahan
KPAI: Video Viral Guru-Siswi di Sukabumi Indikasi Praktik Child Grooming Sistematis