Nah, sampai di Jakarta bukan berarti urusan selesai. Di sisi lain, masih ada perjalanan darat yang harus ditempuh. Untuk itu, Kemenko PM bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan menyediakan tiga unit bus. Tugasnya mengantar warga dari Jakarta menuju kabupaten masing-masing.
Soal akomodasi selama transit di ibukota, Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah yang mengurus. Sementara, proses penerimaan sampai mereka benar-benar tiba di rumah, diserahkan kepada pemerintah daerah setempat.
Langkah ini jelas bukan sekadar mengantar pulang. Ini komitmen nyata upaya pemerintah memastikan perlindungan dan pemulihan sosial berjalan, sekaligus menjaga agar prosesnya aman dan tertib. Menurut sejumlah saksi di lokasi, suasana keberangkatan terlihat haru, namun penuh harap.
Ke depan, Kemenko PM menyatakan akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak. Baik kementerian/lembaga maupun pemda, untuk mendukung pemulihan pascabencana. Bencana mungkin datang tiba-tiba, tapi bantuan, semoga, tidak berhenti sampai di sini.
(Nadya Kurnia)
Artikel Terkait
Lebaran 2026: Ragunan Dibanjiri 72 Ribu Pengunjung di Hari Pertama Libur
Ragunan Dibanjiri 72 Ribu Pengunjung di Hari Pertama Libur Lebaran
Menhub Fokuskan Strategi Antisipasi Lonjakan Arus Balik 2026 di Bakauheni
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 51.015 Penumpang Tiba di Jakarta dalam Sehari