Avatar: Fire and Ash Bakar Box Office, Debut Global Sentuh Rp5,3 Triliun

- Sabtu, 20 Desember 2025 | 07:45 WIB
Avatar: Fire and Ash Bakar Box Office, Debut Global Sentuh Rp5,3 Triliun

Film terbaru James Cameron, "Avatar: Fire and Ash," langsung menunjukkan taringnya di box office. Dalam penayangan perdana domestik, film ini berhasil mengumpulkan USD12 juta. Angka yang cukup solid untuk sebuah pembuka.

Namun begitu, sorotan justru datang dari pasar internasional. Dari 43 pasar berbeda, film ini meraup USD43,1 juta. Sebuah awal yang sangat menjanjikan.

Menurut laporan Variety, "Fire and Ash" diprediksi akan memimpin box office jelang perayaan Natal. Proyeksi untuk akhir pekan pembukaannya cukup fantastis, yakni antara USD90 juta hingga USD105 juta hanya dari pasar domestik. Bayangkan saja.

Di sisi lain, performa globalnya tak kalah hebat. Debut internasionalnya diperkirakan menambahkan USD250 juta hingga USD275 juta. Kalau dijumlah, total pendapatan global di pekan pertama bisa menyentuh angka USD340 juta sampai USD365 juta. Wow.

Ekspektasi terhadap film ini memang tinggi. Banyak yang berharap ia bisa mengulangi, bahkan menyamai, kesuksesan dua pendahulunya yang masuk dalam klub 'miliaran dolar'.

Sebagai perbandingan, film Avatar pertama tahun 2009 dulu dibuka dengan USD77 juta secara domestik. Tapi keajaiban justru terjadi setelahnya. Film itu bertengger di posisi puncak box office selama tujuh minggu! Akhirnya, totalnya mencapai USD760 juta di Amerika Utara dan USD2,92 miliar secara global. Rekor yang sampai sekarang belum ada yang bisa memecahkan.

Lalu, ada sekuelnya, "The Way of Water" (2022). Film ini langsung meledak dengan debut domestik USD134 juta. Pada akhir penayangannya, ia meraup USD688 juta di Amerika Utara dan USD2,3 miliar di seluruh dunia. Posisinya sekarang adalah film terlaris ketiga sepanjang masa.

Kedua film sebelumnya punya pola yang mirip: debut solid, lalu punya daya tahan luar biasa selama musim liburan. Nah, "Fire and Ash" sekarang sedang menapaki jalan yang serupa. Pertanyaannya, apakah ia bisa bertahan selama itu? Waktu yang akan menjawab.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar