kata Teddy menegaskan.
Intinya sih, ini langkah nyata. Di satu sisi, bantuan terus mengalir. Di sisi lain, pasar untuk komoditas petani tetap terbuka. Mereka yang terdampak bencana paling berat punya harapan untuk tetap menjual produknya.
“Diharapkan para petani terdampak bencana terus akan memperoleh hasil penjualan dari hasil tani mereka masing-masing,”
tutup Seskab. Harapannya jelas: ekonomi tetap bergerak meski di tengah musibah.
(Febrina Ratna Iskana)
Artikel Terkait
Pramono Anung Beri Sinyal Tegas: Spanduk Parpol Izin Habis Langsung Ditertibkan
SKK Migas Pacu 39 Sumur Potensial untuk Kejar Target Produksi Minyak
KPK Gelar Dua OTT dalam Sehari: Banjarmasin dan Jakarta Jadi Sasaran
Prabowo Panggil Eks-Menlu Bahas Strategi di Tengah Gejolak Global