Laga pamungkas sudah di depan mata. Timnas Wanita Indonesia, Garuda Pertiwi, tak mau larut dalam bayang-bayang kekalahan. Mereka justru menatap laga perebutan medali perunggu SEA Games 2025 dengan optimisme yang mencolok. Lawannya berat: Thailand, sang tuan rumah. Tapi, setelah pernah bertemu sebelumnya, tim merah-putih merasa sudah paham betul bagaimana cara menghadapinya.
Reva Octaviani, sang penyerang, bicara dengan nada tenang namun penuh keyakinan. Menurutnya, persiapan sudah maksimal.
“Saya rasa kami cukup percaya diri untuk menghadapi pertandingan besok. Kami percaya dengan kondisi tim yang ada saat ini,” ujar Reva dalam jumpa pers, Selasa (16/12). “Kami tahu Thailand tim yang kuat. Sudah ketemu di fase grup awal turnamen, dan sekarang kami bertemu lagi di akhir.”
“Semuanya, dari pelatih hingga ofisial, sudah menyiapkan taktik dengan baik. Kami siap meraih medali perunggu besok,” sambungnya.
Memang, catatannya tak bagus. Di fase grup, Thailand menghajar Indonesia dengan skor telak, 8-0. Itu fakta yang pahit. Namun begitu, justru kekalahan itulah yang dijadikan modal. Pelatih Akira Higashiyama tak mau timnya terpuruk. Dia malah melihat ini sebagai kesempatan emas untuk bangkit dan menciptakan sejarah.
Artikel Terkait
Eńau dan Ari Lesmana Rangkul Duka dalam Sesi Potret
Kemkominfo Ungkap 110 Juta Anak RI di Dunia Maya, Pengawasan Orang Tua Jadi Kunci
ASEAN dan India Pacu Wisata Kapal Pesiar, Rute Baru dan Konektivitas Jadi Fokus
Meikarta Mulai Garap 141.000 Unit Rusun Subsidi, Lahan Dinyatakan Clean and Clear